ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Presiden the Fed wilayah Cleveland, Loretta Mester menyatakan bahwa Federal Reserve harus menaikkan suku bunganya secara agresif di tahun ini dan tahun depan.

Menurut Mester, 3 atau 4 kali kenaikan suku bunga bisa dilakukan the Fed pada tahun ini dan 2019 nanti, sebuah langkah yang sedikit lebih cepat daripada yang disukai oleh banyak pembuat kebijakan lainnya di the Fed.

Mester yang di tahun ini mempunyai suara dalam memutuskan kenaikan suku bunga, memberi alasan bahwa kenaikan suku bunga tang agresif tersebut telah di picu oleh belanja konsumen dan belanja bisnis yang meningkat, sehingga ekonomi bisa tumbuh sekitar 2,5% di tahun ini dengan dukungan yang kuat dari pemotongan pajak sehingga mendorong pertumbuhan lebih cepat meski memberikan tumpangan ekonomi yang lebih kuat di tahun depan.

Perkiraan Mester tentang tingkat pengangguran yang sekarang di level 4,1%, bisa di bawah angka 4% pada akhir tahun ini dan inflasi yang sedang berada di bawah target 2% the Fed, akan kembali mencapai tujuan 2% dalam waktu satu atau dua tahun ke depan. Menurut Mester jika ekonomi berkembang sesuai antisipasinya, dirinya percaya kenaikan suku bunga lebih lanjut bisa terjadi di tahun ini dan tahun depan dengan kecepatan yang sama dengan tahun lalu, ungkapnya di saat berpidato dalam sebuah pertemuan dengan Dewan Pendidikan Ekonomi di New York semalam.

Dirinya juga berpikir bahwa kenaikan suku bunga tersebut bisa 3 kali atau bahkan 4 kali per tahunnya menurutnya juga masih masuk akal. Mester juga menegaskan bahwa kenaikan suku bunga yang bertahap tersebut memungkinkan inflasi mencapai target 2%, sekaligus menjaga risiko dari bergeraknya sistem keuangan yang dapat menyebabkan pemanasan ekonomi.

Thd Fed tahun lalu menaikkan suku bunganya sebanyak 3 kali sebesar 0,75% menjadi 1,5%. Sebelumnya para pejabat the Fed mengharapkan di tahun ini suku bunganya juga bisa naik 0,75% dan tahun depan bisa naik 0,5%, berdasarkan perkiraan tengah dalam proyeksi terbaru the Fed yang dirilis pada Desember tahun lalu.

Pemikiran Mester bahwa di 2019 nanti, the Fed bisa menaikkan 0,75% suku bunganya karena menurutnya sisi pemotongan pajak Trump bisa meningkatkan laju pertumbuhan sekitar 0,25% hingga 0,5% di akhir tahun ini, meskipun dirinya yakin bahwa laju pertumbuhan tersebut bisa lebih besar. Menurutnya potensi pertumbuhan ekonomi AS secara jangka panjang sekitar 2% per tahunnya, lebih cepat dari perkiraan yang dilihat sebagian besar rekan-rekannya di the Fed sekitar 1,8%.

Seperti kita ketahui bahwa FOMC meeting akan diselenggarakan 30-31 Januari ini, namjn diperkirakan akan menunda kenaikan suku bunga sampai pertemuan di bulan Maret nanti.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, CNBC, BBC, Guardian, Bloomberg

Sumber Gambar: BBC

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 20, 2018

Dolar AS Meninggi, Pasar Tetap Tunggu FOMC Minutes

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Dolar AS bergerak lebih tinggi terhadap sejumlah mata uang pada hari Selasa, melanjutkan rebound dari posisi terendah tiga tahun terakhir yang disentuh pada hari Jumat, namun prospek tersebut tetap tertutupi oleh…
February 20, 2018

Yen dan Dolar Australia Mulai Tertekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, di saat pasar keuangan AS nanti malam akan buka…
February 20, 2018

Para Menteri Keuangan UE Pilih Kandidat Spanyol Sebagai Wapres ECB

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Para menteri keuangan zona euro pada hari Senin memilih Menteri Perekonomian Spanyol Luis de Guindos untuk menggantikan Wakil Presiden European Central Bank (ECB) Vitor Constancio pada bulan Mei, sebuah langkah yang…
February 20, 2018

RBA Meeting Minutes: Pertumbuhan Ekonomi Domestik dan Global Membaik, Inflasi akan Naik Bertahap

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Reserve Bank of Australia (RBA) tetap berjuang untuk menaikkan pertumbuhan upah guna memberikan dorongan kepada rumah tangga di negara tersebut agar dapat meringankan beban lonjakan utang yang dipicu oleh pengaturan…
February 20, 2018

Pengeluaran AS Merupakan Tinta Merah Bagi Kinerja Ekonomi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Goldman Sachs baru-baru ini melihat kondisi ekonomi AS bagai datangnya gelombang pasang dengan tinta merah yang dapat menyeret perekonomian negeri Paman Sam tersebut ke dalam pusaran yang membingungkan publik di…