ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada yen, dengan posisi investor yang khawatir bank sentral Jepang yang sewaktu-waktu memberikan intervensi pasar jika yen terlalu menguat.

Sejauh ini USDJPY untuk sementara berada di level 110,81 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 110,46. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7947 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7960. Untuk yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,4377 setelah tadi pagi ditutup di level 6,4353.

Secara garis besar memang dolar AS masih mudah untuk dilemahkan kembali pada perdagangan kali ini dengan sisi tekanan yang terjadi masih ada dan bisa berlanjut lebih besar dari mata uang utama Asia Pasifik seperti perdagangan semalam, dengan sentimen yang belum berubah ke arah yang positif bagi semua kegiatan AS dan membuat mata uangnya, dolar AS, terus melemah.

Masalah inflasi AS yang selalu dikeluhkan the Fed dan membuat investor yakin bahwa suku bunga the Fed hanya naik 3 kali saja dan tanpa kejutan, tentu membuat dorongan penguatan dolar AS berakhir dengan seketika. Investor sebetulnya butuh dorongan lebih untuk membangkitkan selera beli dolar, di mana sebetulnya hal tersebut bisa melihat dari keyakinan para ekonom dunia bahwa pertumbuhan upah AS bisa meningkat di tahun ini berkat produktivitas ekonominya yang membaik sehingga suku bunga the Fed bisa naik 4 kali di tahun ini, sepertinya tidak dilihat sebagai bentuk pertahanan yang baik untuk mengoleksi dolar AS lebih lama.

Beberapa sentimen negatif terus muncul untuk melemahkan dolar AS dengan memandang bahwa bank sentral AS, Federal Reserve sedang melakukan kerjanya untuk memperbaiki defisit neracanya. Dengan jalan dolar AS melemah maka dapat dipastikan nilai defisit neraca bank sentral akan menyempit, dan kemampuan bank sentral untuk mengatasi masalah keuangan yang akomodatif akan meningkat dalam menghadapi situasi seperti krisis ekonomi.

Bank sentral Jepang sudah mulai mengurangi pembelian kembali aset-asetnya, khususnya obligasi jangka panjangnya, sebesar 5%, sehingga diperkirakan tahun ini BoJ bisa meningkatkan suku bunganya. Dan dalam waktu 6 bulan ke depan paket bantuan ekonomi ¥80 trilyun per bulan bisa dihapuskan. Dan Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda juga menyatakan bahwa kinerja ekonomi Jepang akhir-akhir ini cukup mengesankan, namun dirinya masih tetap mempertahankan kebijakan moneternya sambil menantikan target inflasi 2% tercapai.

Banyak pihak memprediksi bahwa yen masih bisa menguat lagi ke level 100, namun jangan lupa bahwa bank sentral Jepang sendiri mempunyai kehendak lain bahwa yen tidak boleh menguat terlalu besar karena dapat mengurangi kinerja industri Jepang dan melemahkan inflasi di masa depan, sehingga biasanya jika yen menguat terlalu tajam maka BoJ akan melakukan intervensi secara besar-besaran.

Dolar Australia dan yuan pun tak luput dari sentimen BoJ ini, dimana secepatnya untuk menghindarkan diri dari penguatannya terhadap dolar AS. Pasar rupanya juga menantikan data Beige Book, apakah ada oeningkatan aktivitas bisnis di AS atau tidak.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

February 20, 2018

Dolar AS Meninggi, Pasar Tetap Tunggu FOMC Minutes

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Dolar AS bergerak lebih tinggi terhadap sejumlah mata uang pada hari Selasa, melanjutkan rebound dari posisi terendah tiga tahun terakhir yang disentuh pada hari Jumat, namun prospek tersebut tetap tertutupi oleh…
February 20, 2018

Yen dan Dolar Australia Mulai Tertekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama Asia Pasifik, di saat pasar keuangan AS nanti malam akan buka…
February 20, 2018

Para Menteri Keuangan UE Pilih Kandidat Spanyol Sebagai Wapres ECB

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Para menteri keuangan zona euro pada hari Senin memilih Menteri Perekonomian Spanyol Luis de Guindos untuk menggantikan Wakil Presiden European Central Bank (ECB) Vitor Constancio pada bulan Mei, sebuah langkah yang…
February 20, 2018

RBA Meeting Minutes: Pertumbuhan Ekonomi Domestik dan Global Membaik, Inflasi akan Naik Bertahap

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Reserve Bank of Australia (RBA) tetap berjuang untuk menaikkan pertumbuhan upah guna memberikan dorongan kepada rumah tangga di negara tersebut agar dapat meringankan beban lonjakan utang yang dipicu oleh pengaturan…
February 20, 2018

Pengeluaran AS Merupakan Tinta Merah Bagi Kinerja Ekonomi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/02/2018 – Goldman Sachs baru-baru ini melihat kondisi ekonomi AS bagai datangnya gelombang pasang dengan tinta merah yang dapat menyeret perekonomian negeri Paman Sam tersebut ke dalam pusaran yang membingungkan publik di…