ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Meskipun di Rabu pagi ini dolar Selandia Baru sedikit menguat terhadap dolar AS, mata uang yang juga disebut kiwi tersebut tetap dibayangi tekanan karena para pembuat kebijakan Jepang dan Eropa semakin khawatir terhadap volatilitas yang berlebihan di pasar mata uang dan saat para investor AS kembali dari akhir pekan yang panjang.

Pada hari Selasa pasangan NZD/USD berakhir turun 0,45% di $0,7267. Pada Rabu pagi ini saat dolar AS kembali tertekan oleh rival-rival utamanya, kiwi sempat menanjak tipis ke $0,7291 sebelum bergerak di $0,7272 saat berita ini ditulis.

Pada hari Selasa para investor dan pedagang AS kembali bekerja setelah liburan Martin Luther King Jr pada hari Senin, menghentikan aksi jual di greenback dalam beberapa hari terakhir dan mendorong saham di Wall Street ke rekor baru.

Kemarin euro dan yen telah mendapat keuntungan dari dolar AS yang lemah, mengangkat mata uang lain seperti kiwi lebih tinggi, namun rally tersebut berhenti saat Menteri Keuangan Jepang Taro Aso mengatakan kepada wartawan bahwa perubahan besar dalam mata uang bermasalah, sementara anggota dewan ECB Francois Villeroy de Galhau waspada terhadap dampak inflasi euro yang lebih kuat.

Ekonom ANZ Bank Selandia Baru Con Williams mengatakan dalam sebuah catatannya bahwa NZD/USD diperkirakan akan berkonsolidasi dalam kisaran terakhirnya karena menunggu beberapa data domestik tingkat atas dan/atau mengambil isyarat dari dolar AS dan euro.

Para pedagang mata uang Selandia Baru pun sebagian besar mengabaikan lelang GlobalDairyTrade, yang menunjukkan kenaikan 4,8 persen pada indeks tertimbang perdagangan komoditas tersebut karena berkurangnya pasokan di semua produk menyebabkan kenaikan harga berbasis luas.

Indeks harga komoditas ANZ hari ini akan diawasi ketat untuk melihat bagaimana kinerja harga ekspor utama non-susu Selandia Baru.

Ahli strategi mata uang Bank of New Zealand Jason Wong mengatakan pedagangan futures mengindikasikan harga yang lebih tinggi pada lelang tersebut meskipun para investor tetap skeptis mengingat pasar berjangka telah melampaui harga lelang baru-baru ini.

"Penurunan volume Fonterra karena kondisi kekeringan dan kejatuhannya yang curam menjelang akhir tahun lalu termasuk ke dalam beberapa faktor yang menjelaskan rebound harga," kata Wong.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Desk

Sumber gambar: Backpacker Guide NZ

Share This

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…
August 10, 2018

Dolar AS Mulai Kewalahan Pasca Membaiknya Kinerja Ekonomi Jepang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit melemah sejenak pasca rilis data kinerja Jepang tadi pagi.…
August 09, 2018

Penguatan Dolar AS Mulai Muncul Jelang Rilis Data Inflasi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 09/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak pasca rilis data inflasi China tadi pagi. Seperti…