ForexSignal88.com l Jakarta, 12/01/2018 – Euro melonjak terhadap dolar AS pada hari Kamis dan berlanjut di Jumat pagi ini setelah European Central Bank (ECB) mengatakan dapat meninjau kembali sikap komunalnya pada awal 2018, meningkatkan harapan pasar bahwa para pembuat kebijakan bank itu sedang bersiap untuk mengurangi program stimulus moneternya yang masif.

Dengan zona euro yang memperlihatkan pertumbuhan terbaiknya dalam satu dekade, ECB secara bertahap harus mengubah sikap dan pendiriannya untuk menghindari langkah yang lebih mengganggu kemudian hari dan merevisi panduan kebijakan yang lebih luas untuk mengurangi fokus pada pembelian obligasi dan meningkatkan penekanan pada tingkat suku bunga, demikian laporan pertemuan ECB pada bulan Desember menunjukkan seperti diwartakan oleh CNBC kemarin.

"Ini tentu lebih merupakan tendensi hawkish dalam risalah tersebut," kata Karl Schamotta, direktur strategi produk dan pasar global di Cambridge Global Payments di Toronto.

"Sebenarnya hal ini sudah lama diperkirakan tapi ada formalitas yang lebih banyak di beberapa risalah di seputar bagaimana bank itu (ECB) akan mengelola proses panduan ke depan (forward guidance) saat mereka keluar dari kebijakan yang tidak konvensional," kata Schamotta.

"Ada beberapa uang (investor/pelaku pasar) yang selama ini duduk menunggu petunjuk ini," jelasnya.

Euro naik 0,73 persen menjadi $1,2032, pada kecepatan untuk persentase kenaikan satu hari terbesar terhadap greenback dalam waktu sekitar dua bulan.

"Ini seharusnya tidak menjadi kejutan besar, mengingat laju pemulihan yang telah kita lihat dan cakrawala waktu untuk program QE (quantitative easing), namun tetap memberi para pembeli euro alasan untuk lebih percaya diri," kata Neil Wilson, analis pasar dari ETX Capital.

Data CNBC menunjukkan DXY atau Indeks Dolar AS terjungkal 0,48% dari 92,50 menjadi 91,78 dan berakhir negatif di 91,98.

Selanjutnya greenback memperpanjang depresiasinya setelah data menunjukkan indeks harga produsen (PPI) AS turun untuk pertama kalinya dalam hampir 1 ½ tahun di bulan Desember di tengah penurunan biaya untuk layanan.

Lemahnya inflasi di tingkat produsen dapat menambah kekhawatiran pasar bahwa faktor-faktor yang menahan inflasi bisa menjadi lebih kuat dan mengakibatkan Federal Reserve lebih berhati-hati dalam menaikkan suku bunganya di tahun ini.

Data terakhir menunjukkan ukuran inflasi yang lebih disukai bank sentral AS yaitu indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi yang tidak termasuk makanan dan energi, telah berada di bawah target bank itu sejak Mei 2012.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Reuters

Sumber gambar: The Balance

Share This

Berita Forex Lainnya

July 20, 2018

Komentar Trump Lemahkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Dolar AS jatuh dari puncak tertinggi satu tahun pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keprihatinannya tentang mata uang AS yang kuat, yang menurutnya telah menempatkan AS pada posisi yang kurang…
July 19, 2018

Dolar AS Masih Kokoh Bertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya meraih lagi sisi penguatannya pasca testimoni Jerome Powell dan…
July 18, 2018

Powell Bantu Dolar AS Libas Rivalnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Dolar AS menguat pada hari Selasa karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan penilaian optimis pada ekonomi AS sekaligus mengecilkan dampak dari kebijakan perdagangan global saat ini terhadap prospek…
July 17, 2018

Dominasi Dolar AS Mulai Muncul Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.…
July 13, 2018

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi. Seperti kita ketahui bahwa di…