ForexSignal88.com l Jakarta, 11/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback langsung memberikan tekanan kepada mata uang utama Asia, kecuali dolar Australia, pasca munculnya usaha bank sentral Jepang yang mengurangi paket stimulusnya kemarin dan membaiknya data penjualan eceran Australia tadi pagi.

Sejauh ini USDJPY untuk sementara berada di level 111,73 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 111,41. Untuk AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7877 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7841. Untuk yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,5229 setelah tadi pagi ditutup di level 6,5205.

Secara garis besar memang dolar AS masih bertahan di perdagangan kali ini dengan berusaha menghindari tekanan lebih lanjut dan lebih besar dari mata uang utama Asia Pasifik tersebut, setelah suku bunga the Fed naik di pertengahan bulan lalu dan tetap akan naik di tahun ini minimal sebanyak 3 kali lagi seusai pernyataan dari notulen Fed meeting yang terakhir dan hasil dari beberapa data ekonomi AS terkini yang terus mendukung kenaikan suku bunga tersebut.

Pekan lalu muncul data tenaga kerja AS dengan hasil bahwa bahwa kondisi tenaga kerja dilihat masih ketat berkat adanya dukungan dari pemotongan pajak yang baru disetujui pada akhir bulan lalu. Dampak reformasi fiskal akan membuat sisi pertumbuhan upah para pekerja AS membaik di tahun ini sehingga tekanan inflasi juga akan meninggi.

Hal ini juga dipertegas oleh para ekonom dunia bahwa pertumbuhan upah AS bisa meningkat di tahun ini berkat produktivitas ekonominya yang membaik sehingga Goldman Sachs kemarin menyatakan bahwa suku bunga the Fed bisa naik 4 kali di tahun ini. Seperti kita ketahui bahwa lolosnya UU pajak membuat sebagian besar perusahaan di AS memberikan tambahan bonus serta kenaikan upah di tahun ini, sehingga partisipasi pajak yang baru ini positif bagi kenaikan inflasi.

Namun bank sentral Jepang sudah mulai mengurangi pembeliaan kembali aset-asetnya, khususnya obligasi jangka panjangnya, di mana kebijakan moneternya tersebut seperti yang dilakukan sebagian besar bank sentral utama dunia yaitu menghilangkan segala bentuk bantuan ekonominya. BoJ mengurangi paket stimulusnya sebesar 5% atau sekitar ¥10 trilyun di kala pembelian obligasi jangka panjang 10 tahun dan 15 tahun, sehingga diperkirakan tahun ini BoJ bisa meningkatkan suku bunganya.

Namun berkat rencana China yang juga ikut mengurangi pembelian obligasi pemerintah AS serta usaha Trump yang ingin keluar dari kesepakatan dagang NAFTA, membuat yen sedikit alami aksi ambil untungnya. Dolar Australia sendiri berhasil naik setelah data penjualan eceran Australia mengalami kenaikan sehingga dukungan kenaikan suku bunga RBA juga semakin nyata. Sekitar 70% kepastian suku bunga RBA naik di akhir tahun ini bisa terjadi.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Financial Times

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

October 22, 2018

Dolar AS Kokoh Disaat Pasar Menanti Brexit dan Defisit Anggaran Italia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih menguat disaat pasar menunggu kepastian politik di Eropa. Seperti…
October 19, 2018

Dolar AS Uji Kekuatan Disaat Pasar Saham Dunia Runtuh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih menguat disaat pasar saham dunia jatuh lagi. Seperti kita ketahui…
October 18, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Pasca Fed Minutes

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan pasca keinginan Fed minutes muncul. Seperti kita ketahui…
October 17, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Kuat Bursa Saham Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan disaat pasar melihat pergerakan kuat bursa saham dunia.…
October 16, 2018

Dolar AS Masih Tertahan, Hasil Brexit Masih Ditunggu

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…