ForexSignal88.com l Jakarta, 11/01/2018 – Kinerja ekonomi Jepang akan melampui perkiraan pertumbuhan tahun ini sehingga mendorong bank sentral Jepang untuk memperketat kebijakan moneter pada pertengahan tahun ini.

Presiden Decision Economics Inc, Allen Sinai menyatakan bahwa diperkirakan ekonomi Jepang akan tumbuh 2% pada 2018 dan bahkan akan lebih cepat memasuki 2019 dengan perkiraan tumbuh 2,5%. Siklus bisnis di Jepang sudah di ‘klik’ alias telah berbalik pulih, demikian ungkap Sinai sesaat setelah bertemu para petinggi Bank of Japan di Tokyo semalam.

Seperti kita ketahui terjadi kehebohan di Selasa siang lalu ketika pembelian obligasi jangka panjang yang dikendalikan Bank of Japan akan semakin dikurangi ke depannya, seakan menggambarkan kegelisahan pasar yang bahwa sudah saatnya BoJ untuk beralih ke normalisasi kebijakan moneternya.

Sebelumnya para ekonom dunia memperingatkan agar tidak terlalu banyak membaca pembelian obligasi BoJ, namun dengan ekspansi yang terjadi di ekonomi Jepang terpanjang sejak 1990an, perkiraan makin meningkat bahwa BoJ akan bergabung bersama bank-bank sentral dunia lainnya untuk mulai meninggalkan kebijakan ultra ringannya.

Menurut Sinai bahwa dirinya melihat fundamental ekonomi Jepang cukup bagus pertumbuhannya sehingga laju PDB dan laju inflasi bisa meningkat. Meski inflasi jauh di bawah target BoJ 2%, namun akhir-akhir ini terus meningkat dan terakhir November lalu telah menjadi 0,9%. Sinai memperkirakan bahwa target inflasi 2% ini bisa dicapai sebelum tahun fiskal 2019 dimulai atau sebelum April 2019.

Sinai dan perusahaannya meramalkan bahwa bank sentral Jepang ini akan mengakhiri kebijakan yang akomodatif tersebut sekitar 3 hingga 6 bulan ke depan, setelah itu suku bunga sudah bisa mulai dinaikkan.

Pernyataan Sinai tersebut seakan menganulir pernyataan Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda bulan lalu di mana Kuroda saat itu menyatakan bahwa BoJ tidak akan menaikkan suku bunganya hanya karena ekonomi berjalan dengan baik namun inflasi belum memenuhi target.

Dari 41 ekonom dunia yang memperkirakan terhadap langkah selanjutnya BoJ untuk di perketat, 19 ekonom memperkirakan akan terjadi tahun ini kenaikan suku bunga tersebut, termasuk 5 ekonom yang melihat April tahun ini bisa naik, demikian bunyi survei Bloomberg bulan lalu.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC

Sumber Gambar: Japantimes dot co dot jp

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

January 16, 2018

Dolar AS Perlahan Bangkit dari Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Indikasi perlawanan dari para bulls (pembeli) dolar AS mulai terlihat. Greenback menguat perlahan terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Selasa karena euro mengambil nafas setelah rally ke posisi…
January 16, 2018

Yen Dalam Posisi Tertekan, Dolar Australia Gagal Menguat Lebih Lanjut

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada, di saat pasar keuangan AS sudah akan buka…
January 16, 2018

Kenaikan Suku Bunga Inggris Masih Lama Waktunya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Bank of England mungkin membutuhkan waktu yang lama sebelum perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunganya lagi setelah kenaikan pertama yang lebih dari 1 dekade di November lalu, demikian ungkap pejabat BoE…
January 16, 2018

UBS Puji Kebijakan Ekonomi Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – UBS menyatakan semalam bahwa Presiden Trump pantas mendapatkan pujian atas kebijakan ekonominya yang pro terhadap pertumbuhan AS di mana upaya tersebut membuat ekonomi AS lebih ramah terhadap bisnis termasuk reformasi…
January 16, 2018

Inflasi UK Diperkirakan Mulai Bergerak Turun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Inflasi di UK pada akhirnya bisa mulai menunjukkan perlambatan, membawa sedikit kelegaan bagi para konsumen di negara tersebut yang terjepit oleh kenaikan harga yang lebih cepat di tahun 2017. Pertumbuhan harga…