ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Dolar AS memperpanjang kerugian terhadap yen sejak kemarin hingga menjelang sore ini, setelah Bank of Japan (BoJ) memangkas jumlah pembelian obligasinya, memicu spekulasi bahwa bank sentral itu bisa mulai mengurangi stimulus moneter pada akhir tahun ini.

USD/JPY turun 0,67% ke ¥111,74 yang merupakan level terlemah dolar AS terhadap yen sejak 1 Desember.

Yen melonjak setelah BoJ mengubah jumlah pembelian kembali obligasi (bond-repurchase) dalam operasi pasar terakhirnya pada hari Selasa, mengingatkan para investor bahwa pada akhirnya bank itu akan menormalisasi kebijakan moneternya.

Mata uang Jepang tersebut juga menguat terhadap euro, dengan EUR/JPY turun 0,68% menjadi ¥133,47.

Sementara itu euro rebound tipis meskipun masih di dekat level terendah satu setengah minggu terhadap dolar AS, dengan EUR/USD di $1,1939 setelah merosot sekitar 0,33% pada hari Senin.

Euro telah melemah dalam beberapa sesi terakhir karena para investor mengambil keuntungan setelah rally mata uang tersebut pada awal tahun ini di tengah kekhawatiran bahwa ECB mungkin mencoba untuk mengurangi penguatan mata uang zona euro menjelang pertemuan kebijakan moneter pada akhir bulan ini.

Setelah menunjukkan awal yang kuat pada tahun ini, mata uang tunggal tersebut telah mencapai titik tertinggi dalam empat bulan di $1,2089 pada hari Kamis lalu, menempatkannya hanya 3 pips dari puncak tertinggi September tahun lalu di $1,2092, level terkuatnya terhadap greenback sejak awal 2015.

Menurut data CNBC, Indeks Dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, menjelang sore ini turun 0,17% menjadi 92,37.

Permintaan terhadap dolar AS sempat mendapat dorongan dari ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve pada tahun ini setelah laporan lapangan kerja AS pada hari Jumat tidak banyak mengubah prospek pengetatan moneter bank sentral tersebut.

Sementara tingkat pertumbuhan pekerjaan berkurang pada bulan Desember, sebuah kenaikan dalam pertumbuhan upah menjadi indikasi kekuatan di pasar tenaga kerja pada ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Namun hari ini greenback tetap menekan pound sterling sehingga GBP/USD merosot 0,21% dan diperdagangkan pada $1,3507.

Dolar Australia sedikit berubah, dengan AUD/USD di $0,7824 sementara dolar Selandia Baru menguat, dengan NZD/USD naik 0,24% menjadi $0,7192.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

Berita Forex Lainnya

January 16, 2018

Dolar AS Perlahan Bangkit dari Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Indikasi perlawanan dari para bulls (pembeli) dolar AS mulai terlihat. Greenback menguat perlahan terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Selasa karena euro mengambil nafas setelah rally ke posisi…
January 16, 2018

Yen Dalam Posisi Tertekan, Dolar Australia Gagal Menguat Lebih Lanjut

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada, di saat pasar keuangan AS sudah akan buka…
January 16, 2018

Kenaikan Suku Bunga Inggris Masih Lama Waktunya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Bank of England mungkin membutuhkan waktu yang lama sebelum perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunganya lagi setelah kenaikan pertama yang lebih dari 1 dekade di November lalu, demikian ungkap pejabat BoE…
January 16, 2018

UBS Puji Kebijakan Ekonomi Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – UBS menyatakan semalam bahwa Presiden Trump pantas mendapatkan pujian atas kebijakan ekonominya yang pro terhadap pertumbuhan AS di mana upaya tersebut membuat ekonomi AS lebih ramah terhadap bisnis termasuk reformasi…
January 16, 2018

Inflasi UK Diperkirakan Mulai Bergerak Turun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Inflasi di UK pada akhirnya bisa mulai menunjukkan perlambatan, membawa sedikit kelegaan bagi para konsumen di negara tersebut yang terjepit oleh kenaikan harga yang lebih cepat di tahun 2017. Pertumbuhan harga…