ForexSignal88.com l Jakarta, 09/01/2018 – Setelah kemarin menguat, dipicu aksi profit taking para investor pada euro, pagi tadi di sesi perdagangan Asia dolar AS sempat mengalami tekanan terutama dari yen.

Yen menguat terhadap semua rivalnya setelah Bank of Japan (BoJ) memangkas jumlah pembelian obligasi, memicu spekulasi pasar bahwa bank tersebut dapat memperlambat stimulus moneternya pada akhir tahun ini.

USD/JPY sempat turun ke ¥112,48 sebelum rebound ke ¥112,95 saat berita ini ditulis. Mata uang Jepang tersebut juga menguat terhadap euro, dengan EUR/JPY turun ke ¥134,65.

BoJ memangkas jumlah penawaran pembelian kembali obligasinya (bond-repurchase) sebesar 5% dalam operasi pasar terakhirnya, mengingatkan para investor bahwa pada akhirnya BoJ akan menormalisasi kebijakan moneternya.

Sementara itu euro semakin tergelincir hingga saat berita ini ditulis, ke posisi terendah satu minggu terhadap dolar AS, dengan EUR/USD turun menjadi $1,1932, setelah anjlok sekitar 0,62% pada hari Senin.

Jatuhnya euro terjadi karena para investor mengambil keuntungan dari rally baru-baru ini di tengah kekhawatiran bahwa European Central Bank (ECB) mungkin mencoba untuk mengurangi penguatan mata uang tersebut menjelang pertemuan kebijakan moneter pada akhir bulan ini.

Setelah memulai perdagangan awal tahun ini dengan langkah yang kuat, mata uang tunggal zona euro tersebut telah mencapai titik tertinggi dalam empat bulan di $1,2089 pada hari Kamis, hanya 3 pips dari $1,2092, level terkuatnya terhadap dolar AS sejak awal 2015, yang dicetak pada bulan September.

Euro yang lemah membantu mendukung dolar AS sehingga indeks mata uang tersebut naik 0,2% ke 92,54, menurut data CNBC.

Permintaan dolar AS juga didukung oleh ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve pada tahun ini setelah laporan lapangan kerja AS Jumat, meskipun di bawah ekspektasi, tidak banyak mengubah prospek pengetatan moneter bank sentral tersebut.

Sementara tingkat pertumbuhan pekerjaan mendingin pada bulan Desember, kenaikan pertumbuhan upah menjadi indikasi solidnya pasar tenaga kerja di ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Sementara itu pound sterling terpantau melemah tipis terhadap greenback, dengan GBP/USD merosot ke $1,3514 pada awal sesi perdagangan Eropa.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Yahoo Finance

Share This

Berita Forex Lainnya

September 21, 2018

Dolar AS Masih Tertekan Akan Proyeksi Turunnya Kinerja Ekonomi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan proyeksi turunhya kinerja…
September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…
September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…