ForexSignal88.com l Jakarta, 09/01/2018 – Euro tergelincir sekitar 0,6 persen pada hari Senin karena para investor mengambil keuntungan setelah rally baru-baru ini meskipun pasar mata uang tetap bullish pada prospek mata uang tunggal zona euro dengan latar belakang pemulihan ekonomi yang menguat di kawasan tersebut.

Dengan pasar valuta asing yang memperluas tema "sell dollar" dari akhir tahun lalu dan saham-saham Asia merayap menuju puncak tertinggi sepanjang masa, sebagian investor melihat penurunan euro sebagai kesempatan untuk membeli kembali mata uang tunggal tersebut.

Kenneth Broux, ahli strategi FX di Societe Generale di London, menjelaskan bahwa prospek kenaikan suku bunga The Fed sudah dihitung oleh pasar sehingga ketidakpastian pada tema serupa berada di sekitar sikap kebijakan ECB meskipun inflasi masih rendah dan euro yang kuat pasti akan menjadi perhatian para pembuat kebijakan ECB.

Perkiraan inflasi flash untuk bulan Desember di wilayah zona euro berada di 1,4 persen minggu lalu, sedikit lebih rendah dari 1,5 persen di bulan sebelumnya dan jauh di bawah target ECB.

Tekanan inflasi yang tidak memuaskan di Eropa telah diikuti oleh pemulihan ekonomi yang menguat di seluruh benua dan perbaikan di China dan AS, yang memicu risk appetite.

Sementara itu, Peter Chatwell, kepala suku bunga Eropa strategi di Mizuho International di London, menjelaskan bahwa tren ekonomi secara keseluruhan mendukung dolar AS di saat terlihat pemulihan global yang dipimpin oleh China dan Eropa dan ada banyak uang tunai yang disiapkan untuk membeli aset Eropa.

Pada hari Jumat data nonfarm payrolls AS menunjukkan penambahan 148.000 pekerjaan pada bulan lalu, di bawah ekspektasi penambahan 190.000 pekerjaan, namun tingkat pengangguran yang tidak berubah bertahan stabil pada titik terendah satu dekade di 4,1 persen menunjukkan pasar pekerjaan AS yang solid.

Euro tergelincir 0,62 persen menjadi $1,1967 setelah naik lebih dari 2 persen selama tiga bulan terakhir. Saat itu, euro berada tidak jauh dari level penting jangka panjang di $1,2092 yang dicetak pada bulan September.

Mata uang AS telah memulai tahun 2018 pada posisi defensif, setelah indeks mata uang tersebut turun sekitar 9,9 persen pada tahun 2017, kinerja terlemahnya sejak 2003.

Pemulihan ekonomi global telah mendorong bank sentral negara-negara lain untuk mulai bergerak menuju kebijakan moneter yang lebih ketat dalam beberapa bulan terakhir, membantu meningkatkan nilai mata uang mereka.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Currencies UK

Share This

Berita Forex Lainnya

September 21, 2018

Dolar AS Masih Tertekan Akan Proyeksi Turunnya Kinerja Ekonomi AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan proyeksi turunhya kinerja…
September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…
September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…