ForexSignal88.com l Jakarta, 09/01/2018 – Dolar AS naik ke level tertinggi lebih dari satu minggu terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Senin, dibantu oleh penurunan euro setelah para investor mengantongi keuntungan yang mereka raih dari rally mata uang tunggal zona euro tersebut.

Data CNBC menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang pesaingnya, naik 0,46 persen pada level 92,37.

Euro tergelincir 0,57 persen menjadi $1,1960. Sebelumnya euro mencapai level tertinggi hampir empat bulan di $1,2089 pada hari Kamis lalu.

Brad Bechtel, managing director FX di Jefferies di New York, menjelaskan bahwa euro sedikit berada di atas “langit” saat diperdagangkan di atas $1,2000 dan kemudian ada sedikit profit taking dan koreksi normal terjadi di sisi euro, yang mendorong sebagian dari perdagangan dolar AS.

Euro, yang telah rally dalam beberapa pekan terakhir karena tumbuhnya ekspektasi pasar terhadap pergeseran kebijakan moneter European Central Bank (ECB) pada tahun ini, kemudian berdiri dengan pijakan yang lebih lemah setelah indeks harga konsumen zona euro yang lebih rendah dari perkiraan pada hari Jumat.

Tekanan inflasi yang tidak memuaskan di Eropa tersebut muncul seiring dengan pemulihan ekonomi yang menguat di seluruh benua tersebut dan pertumbuhan ekonomi yang solid di China dan AS, yang kemudian memicu risk appetite para investor.

Dolar AS pun telah menemukan beberapa dukungan setelah data ekonomi AS pada umumnya solid di pekan lalu.

Betchel menambahkan bahwa penjualan dolar AS yang telah berlangsung sejak Natal sedikit berlebihan. Menurutnya, dolar AS sebenarnya memiliki banyak dukungan untuk sebuah langkah koreksi yang berarti, dengan adanya siklus pengetatan moneter Federal Reserve, arus repatriasi dolar AS yang didorong oleh UU pajak baru dan kekuatan di ekonomi AS.

Sementara itu, pound sterling juga menguat terhadap euro yang kemarin melemah secara luas, setelah reshuffle Kabinet meringankan beberapa ketidakpastian politik yang telah menjadi beban mata uang tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: iStock

Share This

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…