ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Dolar AS telah memulai sesi perdagangan minggu ini dengan nada yang lebih bullish setelah serangkaian penurunan yang terjadi baru-baru ini, dengan para pelaku pasar yang memberikan beragam pandangan mengenai ke mana mata uang itu akan bergerak selanjutnya.

Pada awal perdagangan sesi Eropa di Senin ini, indeks greenback terhadap setengah lusin mata uang utama naik 0,28 persen. Kenaikan hari ini terjadi setelah indeks tersebut turun selama tiga minggu sebelumnya secara berurutan.

Dolar AS pun sepenuhnya menguat pada sesi awal pekan ini, naik 0,25 persen pada yen Jepang menjadi ¥113,34. Sterling turun 0,21 persen menjadi $1,3539 dan euro terhempas 0,28 persen menjadi $1,1993.

Peningkatan minat investor terhadap aset-aset berisiko belakangan ini semakin menekan yen, sementara situasi politik internal di UK dengan potensi reshuffle kabinet dan fokus pasar yang kembali kepada pembicaraan Brexit tahap kedua juga menghambat laju naik pound sterling.

Sementara itu masih belum pastinya koalisi pemerintahan Jerman juga terus menjadi penghalang penguatan yang diraih euro belakangan ini.

"Terlepas dari pandangan jangka menengah atau jangka panjang, indikator teknikal memperingatkan bahwa aksi jual dolar AS itu berlebihan dan membutuhkan konsolidasi, jika bukan koreksi," kata Marc Chandler, kepala strategi mata uang di Brown Brothers Harriman.

Viraj Patel di ING tidak setuju pendapat koleganya tersebut, dengan mengatakan bahwa risiko politik AS yang lebih dalam akan membuat para investor tetap waspada terhadap kenaikan dolar AS. Dia mengatakan bahwa para pedagang tidak mengenal istilah "harga yang cukup tinggi" dalam latar belakang politik AS yang rapuh pada tahun pemilihan pertengahan (mid-term election).

Pandangan Patel tersebut digemakan oleh para pedagang di pasar berjangka, yang merupakan bagian kecil dari pasar mata uang yang lebih luas namun tetap merupakan proxy penting bagi sentimen para investor yang berkecimpung di perdagangan mata uang.

Sementara itu menurut data Commodity Futures Trading Commission (CFTC) yang dianalisis oleh Goldman Sachs memperlihatkan bahwa para spekulan meningkatkan posisi jual bersih (net short positions) mereka terhadap dolar AS sebesar $4,2 miliar menjadi $4,3 miliar pada minggu ke-2 Januari. Aksi tersebut sebagian besar didorong oleh pertaruhan bullish pada euro, dengan posisi beli pada mata uang tersebut mencapai level tertingginya sejak tahun 2007.

Dolar AS telah menderita akibat aksi jual yang besar pada tahun lalu, meluncur turun hampir 10 persen terhadap rival-rivalnya dan menjadi penurunan tahunan pertama sejak tahun 2012, demikian data FactSet menunjukkan.

Penderitaan greenback tersebut merupakan hasil dari kekuatan tak terduga dari mata uang negara-negara maju, terutama zona euro, dan juga tidak berubahnya sikap dan rencana Federal Reserve bahwa pihaknya hanya akan menaikkan suku bunga secara bertahap bahkan dengan pasar tenaga kerja yang membaik pada semua lini.

Sumber berita: ForexSignal88, Financial Times

Sumber gambar: Daily Sabah

Share This

Berita Forex Lainnya

June 22, 2018

Uni Eropa Berlakukan Kebijakan Tarif, Dolar AS Bisa Menguat Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meraih kembali…
June 21, 2018

Dolar AS Masih Ingin Menguat, Tunggu BoE Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 20, 2018

Dolar AS Terus Bertahan Membaik Berkat Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…