ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Pada akhir sesi pekan lalu euro melemah sedikit terhadap dolar AS namun untuk basis mingguan mata uang tersebut tetap menguat terhadap greenback.

Tim analisis mata uang dari Deutsche Bank mengatakan bahwa mereka melihat nilai tukar euro terhadap dolar akan naik menuju $1,3000 dalam beberapa bulan mendatang.

Perubahan arus modal lintas batas cenderung lebih signifikan untuk pasangan EUR/USD pada tahun 2018 daripada perubahan terhadap tingkat suku bunga, demikian menurut George Saravelos, pakar strategi forex dari Deutsche Bank, dan menurutnya hasil perubahan arus itu akan lebih menguntungkan bagi euro ketimbang bagi dolar AS.

Saravelos dan timnya membuat argumen dalam penilaian baru terhadap euro pada awal tahun baru dan menambah konsensus yang berkembang di kalangan analis bahwa euro akan menjadi pemain bintang pada tahun 2018.

Namun sebagian besar kenaikan EUR/USD akan terkait dengan pelemahan dolar AS. Saravelos menjelaskan bahwa, suku bunga yang naik biasanya adalah pendorong besar untuk suatu mata uang, menarik volume modal internasional yang lebih besar dengan janji imbal hasil yang lebih tinggi, namun ini tidak akan terjadi pada dolar AS pada tahun ini.

Faktanya, itu juga tidak terjadi pada tahun 2017, karena dolar AS melemah secara keseluruhan meskipun Federal Reserve menaikkan suku bunga tiga kali dan lebih banyak daripada bank sentral lainnya di antara negara-negara G10.

Berbagai teori telah diajukan untuk menjelaskan penyimpangan ini namun bagi Saravelos, penjelasannya adalah kebiasaan pasar keuangan untuk membuat diskon sebelum faktanya, atau dengan kata lain, sebagian besar penguatan dolar AS yang diharapkan terjadi karena peningkatan suku bunga The Fed, semuanya sudah tercermin (priced-in) dari kinerja dolar AS sebelumnya.

"Dolar AS tidak lagi merespon kenaikan suku bunga Fed karena (menurut perhitungan pasar) harga sudah mendekati jalan keluar dari quantitative easing atau QE. Perdagangan-tertimbang USD secara kumulatif sudah menguat 25% pada beberapa pertemuan FOMC seiring siklus pengetatan yang berlangsung pada 2013," kata Saravelos.

Argumen Savarelos itu mirip dengan pandangan pakar strategi FX dari BMO Capital Market Stephen Gallo, yang baru-baru ini berpendapat bahwa sejarah telah menunjukkan bahwa setelah kenaikan tiga suku bunga pertama dalam satu siklus, dampak dari kenaikan suku bunga berturut-turut terhadap mata uang dengan cepat terus berkurang.

Sebaliknya, arus modal diperkirakan akan menjadi tema dominan seperti pada era 2004-06 ketika performa dolar AS saat itu, meskipun menjadi mata uang dengan yield tertinggi di dunia, tetap melemah akibat defisit neraca berjalan dan ketidakseimbangan arus keluar melampaui arus masuk.

Sumber berita: ForexSignal88, Pound Sterling Live

Sumber gambar: Liberty News

Share This

Berita Forex Lainnya

January 16, 2018

Dolar AS Perlahan Bangkit dari Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Indikasi perlawanan dari para bulls (pembeli) dolar AS mulai terlihat. Greenback menguat perlahan terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Selasa karena euro mengambil nafas setelah rally ke posisi…
January 16, 2018

Yen Dalam Posisi Tertekan, Dolar Australia Gagal Menguat Lebih Lanjut

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada, di saat pasar keuangan AS sudah akan buka…
January 16, 2018

Kenaikan Suku Bunga Inggris Masih Lama Waktunya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Bank of England mungkin membutuhkan waktu yang lama sebelum perlu mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunganya lagi setelah kenaikan pertama yang lebih dari 1 dekade di November lalu, demikian ungkap pejabat BoE…
January 16, 2018

UBS Puji Kebijakan Ekonomi Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – UBS menyatakan semalam bahwa Presiden Trump pantas mendapatkan pujian atas kebijakan ekonominya yang pro terhadap pertumbuhan AS di mana upaya tersebut membuat ekonomi AS lebih ramah terhadap bisnis termasuk reformasi…
January 16, 2018

Inflasi UK Diperkirakan Mulai Bergerak Turun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2018 – Inflasi di UK pada akhirnya bisa mulai menunjukkan perlambatan, membawa sedikit kelegaan bagi para konsumen di negara tersebut yang terjepit oleh kenaikan harga yang lebih cepat di tahun 2017. Pertumbuhan harga…