ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2018 – Dolar Kanada menguat ke level tertinggi tiga bulan terhadap mata uang AS pada hari Jumat setelah data sektor tenaga kerja dalam negeri yang lebih kuat dari perkiraan mendorong ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Bank of Canada (BoC) yang berpotensi terjadi pada bulan ini.

Data dari Statistics Canada menunjukkan, pada bulan Desember perekonomian Kanada menambahkan hampir 80.000 pekerjaan untuk bulan kedua berturut-turut karena lonjakan pada pekerjaan paruh waktu (part-time) dan tingkat pengangguran turun ke level terendah 41 tahun di 5,7 persen. Para analis hanya memperkirakan pada bulan tersebut ada penambahan sebanyak 1.000 pekerjaan.

Andrew Kelvin, ahli strategi suku bunga di TD Securities, mengatakan data tersebut pasti cocok dengan perhitungan bank sentral Kanada yang kemungkinan akan menaikkan suku bunga pada kuartal ini.

Berdasarkan perdagangan swap di hari Jumat, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan BoC berikutnya yang dijadwalkan pada 17 Januari, melonjak menjadi 70 persen, dari 40 persen pada hari sebelumnya.

Dalam data terpisah dari Statistics Canada, defisit perdagangan Kanada pada bulan November melebar menjadi $2,54 miliar karena ekspor dan impor diuntungkan oleh peningkatan aktivitas di industri otomotif.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan pada hari Jumat pasangan mata uang USD/CAD bergerak turun dari C$1,2510 ke C$1,2532 kemudian berakhir lebih rendah 74 pips atau 0,59% dibandingkan penutupan di sesi sebelumnya.

Namun demikian, para analis di sebuah jajak pendapat Reuters mengatakan bahwa prospek yang tidak pasti untuk perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) tetap dapat membebani performa loonie dalam beberapa bulan mendatang.

Pada hari Jumat dolar AS pun mengurangi sebagian penguatannya terhadap beberapa mata uang utama setelah data menunjukkan ekonomi AS menciptakan lebih sedikit pekerjaan daripada yang diperkirakan pada bulan Desember.

Sementara itu harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, turun karena melonjaknya produksi AS yang meruntuhkan rally 10 persen harga komoditas tersebut dari posisi terendah di bulan Desember. Harga minyak mentah AS turun 0,84 persen menjadi $61,49 per barel.

Sumber berita: ForexSignal88, Financial Post, Reuters

Sumber gambar: Lalalay.com

Share This

Berita Forex Lainnya

June 22, 2018

Uni Eropa Berlakukan Kebijakan Tarif, Dolar AS Bisa Menguat Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meraih kembali…
June 21, 2018

Dolar AS Masih Ingin Menguat, Tunggu BoE Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 20, 2018

Dolar AS Terus Bertahan Membaik Berkat Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…