ForexSignal88.com l Jakarta, 05/01/2018 – Dolar AS tetap tertekan menjelang rilis satu set data ketenagakerjaan AS nanti malam. Hingga Jumat pagi greenback berada di posisi terendah sejak awal September. Sebelumnya pada hari Kamis laporan pasar tenaga kerja yang optimis gagal memicu rebound greenback di tengah tekanan dari rally euro.

Data CNBC menunjukkan Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, pada Jumat pagi berada di 91.85.

Dolar AS melepas sebagian besar penguatan yang diraihnya di sesi Rabu karena prospek The Fed bakal mengadopsi jalur yang lebih agresif terhadap pengetatan kebijakan moneter di tengah data ekonomi optimis namun semua itu tidak banyak mengangkat sentimen pada greenback.

Data pembayaran gaji sektor swasta AS tumbuh sebesar 250.000 untuk bulan Desember, kenaikan tajam dari 185.000 pekerjaan di sektor swasta yang dicetak di bulan sebelumnya, menurut sebuah laporan yang dirilis oleh ADP dan Moody's Analytics. Angka tersebut mengalahkan perkiraan para ekonom sebesar 191.000.

Selain itu, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal meningkat 5.000 menjadi 250.000 (data yang disesuaikan secara musiman) untuk minggu yang berakhir pada 30 Desember, meleset dari perkiraan untuk kenaikan hanya sebanyak 3.000.

Namun para analis di Pantheon mencatat bahwa kenaikan klaim pengangguran mingguan, akibat dari musim liburan adalah kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan karena pelemahan itu diperkirakan akan berbalik pada waktunya.

Rally tajam euro pun menambah tekanan pada greenback karena mata uang tunggal itu mendekati level tertinggi tiga tahun pada sektor layanan zona euro optimis, yang memicu ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mempertimbangkan untuk mengekang kebijakan moneter longgarnya.

Pada Jumat pagi EUR/USD naik 0,06% menjadi $1,2075, sedikit di bawah level tertinggi kemarin di $1,2089 sementara EUR/GBP naik 0,02% menjadi £0,8905 setelah kemarin naik ke £0,8924.

GBP/USD pagi ini naik 0,07% menjadi $1,3557 namun tetap di bawah zona resistance $1,3600/13.

Mengawali hari ini USD/JPY menguat 0,02% menjadi ¥112,75, sementara USD/CAD turun 0,02% menjadi C$1,2488 karena mendapat tekanan di tengah rally harga minyak.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: AFR

Share This

Berita Forex Lainnya

June 22, 2018

Uni Eropa Berlakukan Kebijakan Tarif, Dolar AS Bisa Menguat Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meraih kembali…
June 21, 2018

Dolar AS Masih Ingin Menguat, Tunggu BoE Meeting

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 20, 2018

Dolar AS Terus Bertahan Membaik Berkat Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 08, 2018

Dolar AS Berada Di Level Terendah 3 Pekannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 08/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin meneruskan…
June 07, 2018

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada…