ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Analisis valuasi dolar Australia yang dilakukan oleh penyedia jasa keuangan global UniCredit menegaskan bahwa mata uang tersebut diperdagangkan jauh di atas nilai wajar yaitu tingkat yang diharapkan dapat didasarkan pada kondisi ekonomi dan keuangan negara bersangkutan pada saat ini.

UniCredit menghitung dolar Australia dinilai terlalu tinggi (overvalued) sebesar 11,0% namun kemungkinan besar akan jatuh kembali ke nilai wajar sampai awal tahun 2019.

Dolar komoditas, di mana dolar Australia digolongkan, diperkirakan akan menikmati tahun 2018 yang layak karena lingkungan eksternal akan tetap mendukung harga komoditas pada tahun depan.

Penghasil mata uang asing utama bagi Australia adalah bijih besi dan batubara dengan keduanya diperkirakan akan tetap didukung oleh permintaan China pada tahun 2018.

Perekonomian domestik Australia juga terlihat dalam kondisi yang relatif baik, terutama pasar tenaga kerja.

Namun, kemajuan signifikan untuk mata uang Aussie tidak mungkin terjadi karena Reserve Bank of Australia (RBA) diperkirakan akan enggan menaikkan suku bunga karena pertumbuhan upah tetap lamban dan rumah tangga Australia berhutang sangat banyak, sehingga jika suku bunga meningkat, dampak negatif terhadap ekonomi karena membuat pembayaran pinjaman semakin tidak terjangkau.

Menaikkan suku bunga juga bisa membuat dolar Australia yang sudah mahal menjadi lebih mahal lagi karena mata uang tersebut cenderung diuntungkan saat RBA berada pada jalur kenaikan suku bunga.

"Fundamental Australia solid, namun RBA telah menegaskan resistensinya untuk bergabung dengan bank sentral lainnya dalam menormalisasi suku bunga karena tingginya tingkat hutang rumah tangga dan pertumbuhan upah yang lemah," kata UniCredit.

Harga pasar suku bunga Aussie berjangka menyiratkan bahwa ada kemungkinan 60% kenaikan suku bunga dalam 12 bulan ke depan dan kemungkinan 90% kenaikan dua tingkat dalam 24 bulan ke depan.

Memastikan dolar Australia tidak akan jatuh kembali ke nilai wajar dalam waktu dekat adalah pengamatan UniCredit bahwa Dolar AS juga dinilai terlalu tinggi, dengan tingkat 5,0% atas dasar perdagangan.

UniCredit juga memproyeksikan dolar Australia akan menguat terhadap pound sterling dengan GBP/AUD akan jatuh 4,9% pada tahun 2018 namun untuk tahun 2019 akan terjadi pembalikan tren pasangan mata uang tersebut dengan proyeksi kenaikan 7,3%.

Sumber berita: ForexSignal88, Pound Sterling LIVE

Sumber gambar: Daily Reckoning

Share This

Berita Forex Lainnya

September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…
September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…