ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2017 – Dolar Selandia Baru mengalami tekanan saat Fonterra memangkas perkiraan pembayaran farmbank (bank pertanian) terhadap harga susu global yang melemah.

Sementara itu greenback terus didukung oleh prospek reformasi pajak utama AS yang memicu aksi beli dolar AS.

Kiwi turun ke 68,76 sen AS pada pukul 8 pagi di Wellington dari 68,96 sen AS pada hari Rabu.

Trade Weighted Index (TWI) atau indeks perdagangan tertimbang dolar Selandia Baru turun menjadi 72,73 dari 72,83.

Fonterra menurunkan perkiraan pembayarannya kepada petani sebesar 35 sen menjadi $6,40 per kilogram susu padat, sesuai ekspektasi para ekonom yaitu berkurangnya pembayaran setelah beberapa lelang yang lemah pada platform GlobalDairyTrade (GDT).

Sementara itu, nilai properti Selandia Baru juga merangkak naik dalam angka Quotable Value (QV) terbaru yang dirilis pada hari Kamis.

Pada perdagangan kemarin, Indeks Dolar AS meningkat 0,2 persen setelah angka gaji swasta berada di atas ekspektasi dan di tengah optimisme pasar bahwa para legislator AS akan menggolkan reformasi pajak utama yang menurut perkiraan Bank of America akan memicu rally di greenback tahun depan.

Data lokal pada hari Kamis juga termasuk angka perdagangan grosir kuartal September, sementara pasar juga memantau agenda pemerintah yang akan memberikan briefing kepada para menteri dari berbagai departemen.

Dolar kiwi naik menjadi 87,94 sen Kanada dari 87,54 sen pada hari Rabu setelah Bank of Canada mempertahankan suku bunga acuan sebesar 1 persen dan mengatakan akan mengadopsi pendekatan penuh kehati-hatian dalam tinjauan masa depannya yang disampaikan kemarin.

Terhadap dolar Australia, mata uang Selandia Baru sedikit berubah pada 90,89 sena Australia dari 90,93 sen Australia pada hari Rabu setelah angka menunjukkan ekonomi Australia tumbuh pada laju yang lebih lambat dari perkiraan. Dolar Selandia Baru juga gagal memanfaatkan turunnya data perdagangan Australia pada hari Kamis.

Dolar kiwi diperdagangkan di 51,39 pence terhadap pound Inggris dari 51,32 pence pada hari Rabu dan 58,31 sen euro dari 58,22 sen euro seiring alotnya perundingan Inggris dengan Uni Eropa.

Sumber berita: ForexSignal88, NZ Herald

Sumber gambar: Sky News

Share This

Berita Forex Lainnya

January 17, 2018

Berhasil Menghalau Tekanan di Asia, Dolar AS Berusaha Jaga Stabilitas di Pasar Eropa

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS berhasil memukul mundur tekanan dari para rival utamanya pagi tadi. Sore ini menjelang rilis data penggunaan kapasitas dan industri AS, greenback tampak berusaha terus menguat karena rally euro mulai…
January 17, 2018

Yen dan Dolar Australia Hadapi Tekanan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memberikan tekanan dari mata uang utama Asia khususnya kepada yen, dengan posisi investor yang khawatir bank…
January 17, 2018

Kenapa Dolar AS Harus Melemah Terus?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Mulai 2018 ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami pelemahan yang terus berkelanjutan, akan tetapi mata uang AS ini akan melemah lebih besar jika bukan karena statusnya sebagai mata uang cadangan bank…
January 17, 2018

Kecemasan Para Pembuat Kebijakan Moneter Bikin Dolar Selandia Baru Dibayangi Tekanan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Meskipun di Rabu pagi ini dolar Selandia Baru sedikit menguat terhadap dolar AS, mata uang yang juga disebut kiwi tersebut tetap dibayangi tekanan karena para pembuat kebijakan Jepang dan Eropa semakin khawatir…
January 17, 2018

Dolar AS Masih Berjuang Menahan Tekanan di Rabu Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/01/2018 – Dolar AS masih berada di posisi defensif, melemah tipis terhadap yen di Asia pada hari Rabu ini dan semakin melemah terhadap euro setelah ada komentar dari bankir utama Eropa yang cenderung hawkish. USD/JPY…