ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2017 – Komitmen OPEC dan Rusia terhadap perpanjangan pembatasan pasokan minyak hingga akhir 2018 nanti seakan memberi arti bahwa komitmen tersebut lebih kuat daripada perkiraan sebelumnya sehingga Goldman Sachs menaikkan perkiraan harga minyak dunia di tahun depan.

Dalam sebuah catatan hasil penelitian yang dipublikasikan semalam, Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga minyak Brent di tahun depan menjadi $62 per barel dan proyeksi WTI menjadi $57,50 per barel. Angka tersebut merupakan revisi dari proyekai awal tahun untuk Brent dari $58 per barel dan WTI dari $55 per barel.

Catatan Goldman Sachs menyatakan bahwa kesepakatan sementara yang dipimpin OPEC seakan menyisakan ruang untuk keluar lebih awal dari yang dijadwalkan saat ini, dimana Goldman melihat sebuah perkiraan pasokannya dengan kepatuhan penuh OPEC maka jadwal pembatasan hingga akhir tahun 2018 bisa segera dipercepat waktunya karena pasar akan segera seimbang.

Sebtulnya harga minyak sendiri sejak pekan lalu terus menunjukkan tren pelemahannya dimana pasca perpanjangan waktu tersebut sikap dari investor sangat skeptis terhadapa pasokan minyak dunia yang selalu diperbesar dari pasokan minyak AS. Seperti kita ketahui OPEC dengan 14 anggota produsennya serta Rusia dan 9 negara produsen minyak non-OPEC sepakat bahwa perpanjangan pemotongan produksi minyak 1,8 juta bph akan dilakukan sepanjang 2018 dan di Juni akan dilakukan evaluasi lagi, bisa diperpanjang lagi atau bisa sampai saat itu saja.

Tujuan pemangkasan produksi 1,8 juta bph tersebut agar pasokan minyak dunia kembali seimbang dan harga minyak bisa naik kembali. Saat komitmen tersebut disepakati, harga minyak sedang berada di kisaran harga $25 per barel, sehingga pasar saat itu agak panik.

Analis dari Goldman sendiri menyatakan bahwa resiko di tahun depan dan setelahnya memang masih ada, namun resiko tersebut lebih bernada positif dengan pengetatan pasokan yang lebih tinggi karena masih ada kondisi geopolitik yang belum kondusif dan permintaan minyak yang bisa lebih tinggi dibandingkan perkiraan OPEC sendiri.

Namun Goldman memberi catatan bahwa komitmen pemotongan produksi tersebut bisa ada respon dari minyak serpih AS dan negara-negara yang tidak ikut komitmen pemtongan minyak seperti Kanada dan Brazil, bahwa produksi minyaknya akan naik sehingga akan menggiring opini ke OPEC dan Rusia untuk menambah pengetatan pasokannya serta menambah waktu pemotongan produksi sehingga membuat harga minyak yang tetap rendah untuk jangka waktu yang panjang.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, CNBC, BBC, Guardian

Sumber Gambar: Business Insider

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 15, 2017

Ketidakpastian Reformasi Pajak Muncul Kembali, Dolar AS Mulai Tertekan Lagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Dolar AS mulai menghadapi tekanan lagi dari mata uang utama lainnya pada hari Jumat di awal sesi Eropa, di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat ke permukaan mengenai terkait reformasi pajak AS dan karena…
December 15, 2017

KTT Uni Eropa Hari Ini Akan Setujui Tahap Negosiasi Brexit Selanjutnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Para pemimpin Uni Eropa (UE) diharapkan untuk membuka tahap negosiasi Brexit berikutnya pada sebuah pertemuan puncak yang digelar pada hari ini setelah memuji usulan perpisahan yang diajukan Perdana Menteri UK Theresa…
December 15, 2017

UBS: Penguatan Euro Bakal Tahan Pertumbuhan Zona Euro di 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pertumbuhan yang cukup memukau terlihat di zona euro, telah mencapai 2,5% sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mengakhiri tahun ini di 2,3%, demikian menurut analis dari bank asal Swiss, UBS. Tapi menurut UBS,…
December 15, 2017

Survei Tankan Beri Dukungan ke Yen, Dolar Australia Konsolidasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia dimana beberapa data ekonomi Asia seperti survei tankan Bank of…
December 15, 2017

Penjualan Eceran Inggris Naik Berkat Black Friday

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Penjualan eceran atau retail sales Inggris di November lalu mengalami kenaikan 1,6% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu berkat penjualan liburan Black Friday awal bulan lalu. Kantor Statistik…