ForexSignal88.com l Jakarta, 05/12/2017 – Akhir-akhir ini, hutang konsumen naik ke tingkat yang paling menegangkan dan tidak berkelanjutan sehingga investor harus lebih memperhatikan kesehatan pasar keuangan dunia yang terlihat panas, demikian menurut badan pemerhati bank sentral global, BIS.

Bank for International Settlement atau BIS pada laporan kuartalnya menyatakan bahwa para investor memilih untuk masuk dalam ‘cahaya dan kehangatan’ dalam melakukan investasi yang lebih beresiko akhir-akhir dimana mereka meningkatkan capital gain dengan melihat peningkatan pertumbuhan global, peredaman inflasi dan melonjaknya pasar saham. Namun tercatat bahwa hutang mereka meninggi dan skala penggelembungan harga aset di tahun ini sama-sama mengingatkan pada era krisis sebelum 2008, cerita BIS.

Situasi yang rentan hadir dan tumbuh di seleuruh dunia selama periode panjang lebih dari 1 dekade dimana suku bunga rendah yang hingga saat ini belum hilang, tingkat hutang yang tinggi baik dalam mata uang domestik maupun antar negara dan valuasi atau penilaian yang tidak sesungguhnya, demikian ungkap Claudio Borio kepala departemen moneter dan ekonomi BIS dalam laporan kuartalnya.

Apa yang harus dilakukan bank sentral dunia dengan kondisi ini? September lalu, the Fed mempunyai rencana untuk mulai melepaskan defisit neracanya, sedangkan bank sentral Eropa, ECB, juga siap memangkas paket bantuannya. Sebuah prospek pertumbuhan global yang membaik dan sinyal dari the Fed dan ECB bahwa mereka akan cenderung menerapkan pendekatan hati-hati kedepannya dan kemungkinan penjelasan hasilnya yang lebih tinggi suku bunganya, kata BIS, meski hal ini menimbulkan pertanyaan dapatkah pengetatan suku bunga dianggap efektif jika kondisi keuangan mudah tergerus.

Hal ini menjadi pertanyaan besar bagi Borio bagaimana langkah bank sentral kedepannya jika tidak ada keefektifan kebijakan moneter seperti diatas yaitu suku bunga naik namun defisit neracanya membesar. Peringatan BIS bagi bank sentral dunia adalah cukup penting diketahui investor atau pasar karena sejauh ini tugas BIS adalah membantu bank sentral dunia untuk mengejar stabilitas moneter serta keuangannya.

BIS sendiri bukan satu-satunya lembaga yang memperingatkan bank sentral dunia, lembaga OECD juga sudah memperingatkan bank sentral dunia dimana tingkat pinjaman bank yang tidak stabil terhadap aset beresiko seperti subprime mortgage AS yang pada akhirnya menyebabkan krisis keuangan global kala itu.

Bahkan ekonom dari OECD William White tahun lalu sudah melaporkan bajwa tingkat hutang global telah meroket ke tingkat yang tidak stabil sebagai respon terhadap suku bunga rendah dan situasi keuangan sekarang yang lebih buruk ketimbang 2007 dan beberapa orang masih menumpuk investasinya dalam pasar ekuitas.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC,

Sumber Gambar: Financial Times

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…
September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…