ForexSignal88.com l Jakarta, 05/12/2017 – Dolar Selandia Baru beranjak lebih tinggi pada awal hari Selasa setelah gubernur bank sentral negara itu berbicara lebih banyak tentang potensi untuk mengatasi inflasi rendah dengan perombakan terhadap kebijakan moneter.

Pejabat pelaksana Gubernur Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) Grant Spencer, berbicara kepada para pemimpin bisnis di Auckland, berkomentar, “Leverage kebijakan moneter mengenai inflasi domestik mungkin telah berkurang, ini menunjukkan pendekatan hati-hati saat merespons penyimpangan inflasi dari sasaran dan perhatian kami terhadap penilaian kelonggaran ekonomi.”

Tampaknya mungkin tepat untuk kebijakan moneter RBNZ memberi bobot yang relatif lebih besar pada output, lapangan kerja dan stabilitas keuangan yang relatif terhadap inflasi. Namun, ini hanya dapat dipertahankan jika mandat stabilitas harga jangka panjang kebijakan moneter tetap dipertahankan.

Dalam pidato pertamanya sebagai pejabat pelaksana gubernur RBNZ, Spencer berkata kepada Institute of Directors di Auckland tentang serangkaian faktor termasuk globalisasi, pertumbuhan ekonomi China, kanal distribusi digital baru termasuk kompetisi online, peningkatan mobilitas tenaga kerja internasional dan rendahnya ekspektasi inflasi, sebagai faktor-faktor yang mungkin mengurangi daya ungkit kebijakan moneter terhadap inflasi, meskipun keberadaan dan dampaknya terhadap inflasi Selandia Baru tetap tidak pasti.

Mata uang Selandia Baru pada awalnya turun 0,1 persen sebelum naik kembali naik sekitar 0,5 persen pada hari ini di $0,6905 melawan dolar AS setelah komentar Spencer tersebut. Indeks Dolar AS, yang melacak kinerja greenback terhadap enam mata uang global, turun 0,1 persen.

Sean Callow, ahli strategi mata uang senior di Westpac, mengatakan bahwa kenaikan kiwi cukup mengejutkan karena Spencer juga mengatakan bahwa bank sentral tersebut masih akan mempertimbangkan pelonggaran moneter lebih lanjut.

"Sebaliknya, tampaknya kiwi melakukan rally pada pandangan bahwa ‘bobot yang relatif lebih tinggi dikaitkan dengan stabilisasi output dan lapangan kerja dalam jangka pendek dan menengah’, demikian penjelasan Callow.

"Dengan kata lain, RBNZ memberi kesan bahwa bahkan dengan mandat untuk mencapai target inflasi 2%, dan tidak ada mandat di sektor ketenagakerjaan seperti halnya RBA atau Federal Reserve, mereka bersedia untuk tetap kehilangan target inflasi mereka selama pertumbuhan dianggap cukup layak," ujar Callow.

Sumber berita: ForexSignal88, Financial Times, NBR

Sumber gambar: Inside Retail

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…