ForexSignal88.com l Jakarta, 05/12/2017 – Dolar Kanada hanya menguat tipis terhadap mata uang AS yang juga mulai menguat kembali pada hari Senin. Dolar Kanada bahkan nyaris mendatar setelah sempat mencapai level tertinggi lima minggu di awal sesi Senin, sedikit menambah penguatannya pada hari Jumat menyusul data pekerjaan dalam negeri yang jauh lebih kuat dari perkiraan. USD/CAD berakhir di C$1,2670 pada penutupan sesi Senin dan pada hari Selasa pagi berada di C$1,2658.

Data yang menunjukkan lonjakan pekerjaan pada November terjadi menjelang keputusan suku bunga Bank of Canada (BoC) pada hari Rabu, 6 Desember 2017.

Bank sentral Kanada diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga acuannya, tetap stabil di 1 persen. Namun peluang untuk kenaikan suku bunga pada bulan Januari meningkat menjadi lebih dari 50 persen dari 47 persen sebelum data pekerjaan Jumat diumumkan.

Dolar AS kemarin berhasil mematahkan penurunan tiga hari beruntun terhadap sejumlah mata uang utama setelah Senate AS menyetujui perombakan pajak utama pada akhir pekan lalu.

Hasil pemungutan suara itu sangat ketat, dengan 51 Republikan mendukung, melawan 48 Demokrat dan 1 Republikan yang menentangnya. Pemungutan suara Senate merupakan kemenangan besar bagi Presiden Donald Trump, yang berharap dapat menandatangani undang-undang pajak sebelum Natal. Senate dan House sekarang harus merekonsiliasi dua RUU versi mereka masing-masing dan RUU baru kemudian harus lolos di kedua lembaga legislatif tersebut. Para investor senang dengan RUU tersebut dan dolar AS pun telah merespons hasil pemungutan suara itu dengan sebuah penguatan.

Sementara itu harga minyak, salah satu ekspor utama Kanada, turun setelah stok minyak AS di pekan lalu menambahkan lebih banyak rig, namun masih bertahan mendekati level tertinggi sejak pertengahan 2015. Harga minyak mentah AS turun 1,25 persen menjadi $57,63 per barel.

Kanada juga akan terus mengeksplorasi sebuah perjanjian perdagangan bebas dengan China, demikian yang disampaikan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, karena ia sedang mempertimbangkan pilihannya setelah Amerika Serikat mengancam untuk menarik diri dari Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Razor Forex

Share This

Berita Forex Lainnya

September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…
September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…