ForexSignal88.com l Jakarta, 04/12/2017 – Sebuah analisis terbaru dari sebuah kelompok pemikir (think tank) nonpartisan menunjukkan bahwa rencana pajak Partai Republik (GOP) tidak akan banyak membantu pertumbuhan ekonomi AS dan akan menyebabkan defisit federal menjadi gelembung besar.

Analisis dari Tax Policy Center (TPC) menunjukkan bahwa Undang-Undang Pemotongan Pajak dan Pekerjaan (Tax Cuts and Jobs Act/TCJA) hanya akan menambahkan 0,7% pada PDB AS pada tahun 2018. Dikatakan bahwa dampak ekonomi positif akan berkurang seiring berjalannya waktu.

Analisis tersebut sangat berbeda dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan TCJA. Dewan penasihat ekonomi Presiden Donald Trump mengatakan, RUU tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 3% sampai 5% per tahun, sementara para pendukungnya mengatakan reformasi pajak tersebut akan mendorong ekonomi sekitar 4%.

Menurut TPC, dampak ekonomi perlahan akan menurun dari waktu ke waktu, dengan dorongan PDB hanya 0,4% pada tahun 2021 dan 0,1% pada tahun 2026. Pada tahun 2027, setelah pemotongan pajak individu di TCJA berakhir, tidak akan ada dorongan ekonomi sama sekali, demikian menurut TPC.

Analisis TPC tersebut menunjukkan bahwa undang-undang tersebut akan gagal "membayar dirinya sendiri" sebagaimana yang selama ini diyakini para pejabat administrasi Trump dan para Republikan. Sebagian besar pendukung mengatakan bahwa RUU tersebut dapat menghasilkan tambahan 0,4 poin persentase pertumbuhan PDB untuk menutupi kekurangan pendapatan.

Namun, meskipun dengan memperhitungkan pendapatan tambahan sebesar $179 miliar, TCJA akan meningkatkan defisit sebesar $1,23 triliun selama 10 tahun, kata analisis tersebut.

Analisis TPC itupun sejalan dengan analisis lain yang melihat sebagian besar kerusakan lain dari dampak ekonomi RUU pajak tersebut. Joint Committee on Taxation (JCT), lembaga pencatatan resmi pemerintah AS, memproyeksikan dalam analisisnya yang dirilis pada hari Kamis (30/12) bahwa RUU tersebut hanya akan menambahkan rata-rata 0,8% ke PDB selama 10 tahun pertama setelah undang-undang tersebut mulai berlaku.

Anggota parlemen Senate mengeluarkan sebuah undang-undang yang merombak kode pajak federal pada tanggal 2 Desember, menyusul sejumlah perubahan pada menit-menit terakhir. Lima puluh satu senator memilih mendukung TCJA dengan hanya dengan satu anggota Partai Republik yaitu Bob Corker dari Tennessee, menentangnya. Tidak ada satupun Demokrat yang mendukung undang-undang tersebut.

RUU tersebut berbeda secara signifikan dari versi yang diloloskan House pada 16 November dengan pemungutan suara 227 banding 205. Tiga belas anggota Partai Republik menolak RUU tersebut, kebanyakan dari negara-negara bagian dengan pajak tinggi cenderung yang mendapat dampak negatif dari reformasi pajak tersebut. Saat itu pun tidak ada Demokrat yang mendukungnya.

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: Global Tax Management

Share This

Berita Forex Lainnya

December 15, 2017

Ketidakpastian Reformasi Pajak Muncul Kembali, Dolar AS Mulai Tertekan Lagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Dolar AS mulai menghadapi tekanan lagi dari mata uang utama lainnya pada hari Jumat di awal sesi Eropa, di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat ke permukaan mengenai terkait reformasi pajak AS dan karena…
December 15, 2017

KTT Uni Eropa Hari Ini Akan Setujui Tahap Negosiasi Brexit Selanjutnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Para pemimpin Uni Eropa (UE) diharapkan untuk membuka tahap negosiasi Brexit berikutnya pada sebuah pertemuan puncak yang digelar pada hari ini setelah memuji usulan perpisahan yang diajukan Perdana Menteri UK Theresa…
December 15, 2017

UBS: Penguatan Euro Bakal Tahan Pertumbuhan Zona Euro di 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pertumbuhan yang cukup memukau terlihat di zona euro, telah mencapai 2,5% sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mengakhiri tahun ini di 2,3%, demikian menurut analis dari bank asal Swiss, UBS. Tapi menurut UBS,…
December 15, 2017

Survei Tankan Beri Dukungan ke Yen, Dolar Australia Konsolidasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia dimana beberapa data ekonomi Asia seperti survei tankan Bank of…
December 15, 2017

Penjualan Eceran Inggris Naik Berkat Black Friday

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Penjualan eceran atau retail sales Inggris di November lalu mengalami kenaikan 1,6% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu berkat penjualan liburan Black Friday awal bulan lalu. Kantor Statistik…