ForexSignal88.com l Jakarta, 01/12/2017 – Di sesi awal bulan dan penghujung pekan ini, dolar AS masih tetap dibayangi tekanan jual terutama terhadap euro dan pound sterling, namun relatif stabil terhadap rival lainnya.

Dolar AS tergelincir lebih rendah terhadap mata uang utama karena para investor masih menunggu kabar yang diharapkan akan menggembirakan mengenai undang-undang perpajakan reformasi AS yang sudah cukup lama ditunggu oleh mereka juga para pebisnis di sektor riil.

Sentimen pada greenback tetap rentan setelah Senat AS pada Kamis malam menunda pemungutan suara pada RUU reformasi pajak sampai Jumat malam pukul 23.00 WIB karena elemen kunci RUU masih perlu diperdebatkan.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, berada pada 92,92.

EUR/USD naik tipis 0,10 persen menjadi $1,1915, sementara GBP/USD merosot 0,08 persen diperdagangkan pada $1,3518 di atas level tertinggi dua bulan di $1,3550 semalam.

Mata uang tunggal zona euro didukung oleh harapan kemajuan di bidang politik Jerman setelah partai Kanselir Angela Merkel mengadakan pembicaraan Kamis malam dengan Demokrat Sosial berspektrum politik kiri tengah (SPD) untuk memfasilitasi pembentukan koalisi pemerintah.

Sementara itu, harapan hasil positif untuk melanjutkan negosiasi Brexit terus memberi dukungan luas kepada pound sterling yang sejatinya terus bergerak naik sejak awal tahun ini meskipun dihiasi dengan beberapa fluktuasi hebat di dalam perjalanannya dari $1,1986.

Di tempat lain, yen sedikit turun, dengan USD/JPY naik 0,08 persen pada ¥112,63, sementara USD/CHF bertahan stabil di Fr0,9837.

Dolar Australia dan Selandia Baru sedikit berubah, dengan AUD/USD di $0,7562 dan dengan NZD/USD di $0,6826.

Sementara itu, USD/CAD tergelincir 0,17 persen ke perdagangan di C$1,2874, tidak jauh dari puncak satu bulan sesi sebelumnya di C$1,2910. Penurunan USD/CAD tak lepas dari rebound harga minyak mentah AS yang sebelumnya sempat tergelincir ke $56,75.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing

Sumber gambar: Mirror UK

Share This

Berita Forex Lainnya

December 15, 2017

Ketidakpastian Reformasi Pajak Muncul Kembali, Dolar AS Mulai Tertekan Lagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Dolar AS mulai menghadapi tekanan lagi dari mata uang utama lainnya pada hari Jumat di awal sesi Eropa, di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat ke permukaan mengenai terkait reformasi pajak AS dan karena…
December 15, 2017

KTT Uni Eropa Hari Ini Akan Setujui Tahap Negosiasi Brexit Selanjutnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Para pemimpin Uni Eropa (UE) diharapkan untuk membuka tahap negosiasi Brexit berikutnya pada sebuah pertemuan puncak yang digelar pada hari ini setelah memuji usulan perpisahan yang diajukan Perdana Menteri UK Theresa…
December 15, 2017

UBS: Penguatan Euro Bakal Tahan Pertumbuhan Zona Euro di 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pertumbuhan yang cukup memukau terlihat di zona euro, telah mencapai 2,5% sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mengakhiri tahun ini di 2,3%, demikian menurut analis dari bank asal Swiss, UBS. Tapi menurut UBS,…
December 15, 2017

Survei Tankan Beri Dukungan ke Yen, Dolar Australia Konsolidasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia dimana beberapa data ekonomi Asia seperti survei tankan Bank of…
December 15, 2017

Penjualan Eceran Inggris Naik Berkat Black Friday

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Penjualan eceran atau retail sales Inggris di November lalu mengalami kenaikan 1,6% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu berkat penjualan liburan Black Friday awal bulan lalu. Kantor Statistik…