ForexSignal88.com l Jakarta, 01/12/2017 – Dolar AS jatuh terhadap yen di sesi Asia pada hari Jumat awal bulan ini setelah anggota Senat Republik menunda pemungutan suara atas rancangan undang-undang pajak mereka karena sebuah kemunduran memaksa mereka untuk menambal kekurangan rencana tersebut hanya beberapa jam sebelum keputusan akhir yang sebelumnya direncanakan untuk diambil.

Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell mengatakan bahwa RUU tersebut akan memerlukan perbaikan dan roll call voting pada jam 11 pagi pada hari Jumat waktu AS atau jam 23.00 malam nanti waktu Indonesia. Sebelumnya anggota parlemen Senat pada hari Kamis memutuskan bahwa sebuah "pemicu" fiskal, yang penting untuk memenangkan dukungan Senator Bob Corker yang cemas akan rencana GOP, tidak akan berjalan sesuai peraturan Senat.

USD/JPY diperdagangkan pada 112,39, turun 0,12%. EUR/USD bergerak di 1,1908. AUD/USD diperdagangkan mendatar di 0,7566.

Pagi ini data menunjukkan aktivitas manufaktur China turun pada bulan November ke tingkat terlemah dalam lima bulan karena biaya input tetap ada dengan Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI Manufacturing) Caixin/Markit turun menjadi 50,8 dari 51,0 di bulan Oktober.

Sebaliknya, PMI versi resmi yang diumumkan pada hari Kamis berada di 51,8 di bulan November, dibandingkan dengan 51,6 di bulan Oktober.

Dari Jepang dilaporkan pengeluaran rumah tangga untuk Oktober turun 2,0%, dibandingkan dengan penurunan 1,4% yang diperkirakan pada bulan bulan sebelumnya dan mendatar dibandingkan dengan penurunan 0,4% yang diperkirakan pada tahun ini. CPI inti nasional naik 0,8% seperti yang diharapkan dan CPI nasional naik 0,2% seperti yang diperkirakan. Tingkat pengangguran Jepang bertahan stabil di 2,8%.

PMI manufaktur untuk bulan November di Jepang berada di 53,6, di bawah level 53,8 yang diprediksi para ekonom.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, merosot 0,06% menjadi 92,91.

Semalam, dolar AS sedikit mengurangi kerugiannya terhadap mata uang utama di tengah tanda-tanda bahwa penurunan inflasi baru-baru ini bisa menjadi sementara, memperkuat Federal Reserve untuk mengadopsi jalur pengetatan kebijakan moneter yang lebih agresif.

Sebelumnya di awal sesi Kamis dolar AS sudah tertekan namun sedikit pulih menyusul serangkaian data yang menunjukkan perbaikan di bidang manufaktur dan pasar tenaga kerja, sementara tren melambatnya inflasi mereda.

Indeks Harga Konsumen Inti (PCE), pengukuran inflasi yang disukai The Fed, naik 1,4% pada bulan Oktober tahun ke tahun, dibandingkan dengan kenaikan 1,3% di bulan sebelumnya, sementara inflasi September direvisi naik menjadi 1,4% dari 1,3 %.

Di bagian data pekerjaan, jumlah individu yang mengajukan asuransi pengangguran untuk pekan yang berakhir 25 November, turun 2.000 menjadi 239.000.

Belanja konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga aktivitas ekonomi AS, naik 0,3% sejalan dengan ekspektasi para ekonom.

Laporan inflasi optimis tersebut mendukung pandangan The Fed bahwa perlambatan inflasi bersifat sementara, mengangkat harapan untuk mengetatkan kebijakan moneter yang lebih agresif pada tahun 2018.

Sementara itu, pound sterling terus membatasi kenaikan dolar di tengah komentar positif tentang Brexit.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

December 15, 2017

Ketidakpastian Reformasi Pajak Muncul Kembali, Dolar AS Mulai Tertekan Lagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Dolar AS mulai menghadapi tekanan lagi dari mata uang utama lainnya pada hari Jumat di awal sesi Eropa, di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat ke permukaan mengenai terkait reformasi pajak AS dan karena…
December 15, 2017

KTT Uni Eropa Hari Ini Akan Setujui Tahap Negosiasi Brexit Selanjutnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Para pemimpin Uni Eropa (UE) diharapkan untuk membuka tahap negosiasi Brexit berikutnya pada sebuah pertemuan puncak yang digelar pada hari ini setelah memuji usulan perpisahan yang diajukan Perdana Menteri UK Theresa…
December 15, 2017

UBS: Penguatan Euro Bakal Tahan Pertumbuhan Zona Euro di 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pertumbuhan yang cukup memukau terlihat di zona euro, telah mencapai 2,5% sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mengakhiri tahun ini di 2,3%, demikian menurut analis dari bank asal Swiss, UBS. Tapi menurut UBS,…
December 15, 2017

Survei Tankan Beri Dukungan ke Yen, Dolar Australia Konsolidasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia dimana beberapa data ekonomi Asia seperti survei tankan Bank of…
December 15, 2017

Penjualan Eceran Inggris Naik Berkat Black Friday

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Penjualan eceran atau retail sales Inggris di November lalu mengalami kenaikan 1,6% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu berkat penjualan liburan Black Friday awal bulan lalu. Kantor Statistik…