ForexSignal88.com l Jakarta, 28/11/2017 – Dolar Kanada berbalik melemah terhadap mata uang AS pada hari Senin karena harga minyak AS bergerak mundur dari level tertinggi dua tahun di tengah ketidakpastian tentang tekad Rusia untuk memperpanjang kesepakatan penurunan produksi pada pertemuan negara-negara produsen di pekan ini.

Dolar Kanada berada C$1,2766 terhadap greenback atau melemah 0,45% pada akhir sesi perdagangan kemarin. Pada pekan lalu mata uang Kanada menguat 0,42% terhadap dolar AS. Pada Selasa pagi dolar Kanada berada di C$1,2757.

Dolar Kanada juga melemah terhadap semua mata uang global utama, yang paling terasa adalah terhadap yen Jepang.

Katalis utama berikutnya bagi pergerakan loonie bisa terlihat pada akhir minggu ini, dengan laporan pekerjaan dalam negeri untuk bulan November dan data produk domestik bruto untuk kuartal yang berakhir pada bulan September yang dijadwalkan rilis pada hari Jumat.

Selain itu Bank of Canada (BoC) akan merilis Laporan Sistem Keuangan setengah tahunan pada hari Selasa, sementara ahli strategi mata uang juga mengamati data hari Jumat untuk dijadikan petunjuk mengenai kebijakan moneter BoC di masa mendatang setelah angka penjualan ritel yang lemah pada minggu lalu.

Sebuah laporan dari Bank of Montreal mengatakan bahwa PDB Kanada dapat menurun 1 persen selama lima tahun jika Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dihentikan dan akan membuat ketiga negara anggota tersebut kurang kompetitif versus Eropa dan Asia.

Pelemahan dolar Kanada juga tak lepas dari kinerja dolar AS kemarin yang berhasil menahan tekanan euro dan pound sterling di saat pasar bersiap untuk dimulainya kembali pembicaraan mengenai rencana pajak AS juga agenda dengar pendapat dan konfirmasi Gubernur Federal Reserve Jerome Powell yang telah dipilih oleh Presiden AS Donald Trump untuk menjadi ketua bank sentral berikutnya.

Sementara itu harga minyak mentah AS turun 1,8 persen menjadi $57,92 per barel, Harga minyak mentah Brent yang menjadi patokan internasional turun 0,1 persen menjadi $63,78.

Sumber berita: ForexSignal88, The Globe and Mail

Sumber gambar: Investopedia

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 18, 2017

Yen Susah Bergerak, Dolar Australia Diuntungkan Laporan Anggaran

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia khususnya dolar Australia dimana beberapa data ekonomi Asia…
December 18, 2017

Reformasi Pajak AS: Realita The Fed Melawan Kehendak Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Para pejabat The Fed tampaknya belum melihat dampak dari reformasi pajak atau pemotongan pajak yang segera dilakukan bisa meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi AS di masa mendatang. Bahkan dengan kenaikan tajam pada…
December 18, 2017

Morgan Stanley: Ekonomi Global di Tahun 2018 Akan Rumit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Menurut Morgan Stanley, para investor harus berhati-hati di tahun depan karena potensi penurunan ekonomi di AS dan China, bersamaan dengan meningkatnya inflasi global dan kebijakan moneter yang ketat, yang dapat…
December 18, 2017

Partai Republik Yakin RUU Pajak Baru Menjadi Undang-undang di Pekan ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Para anggota Partai Republik AS tadi pagi menyatakan bahwa mereka memperkirakan Kongres akan melewati revisi terhadap kode pajak di pekan ini dimana Selasa ini mereka akan meloloskan RUU pajak untuk segera Presiden…
December 18, 2017

The Independent: Lebih dari Setengah dari Rakyat UK Kini Ingin Tetap Bersama Uni Eropa

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – Pada hari Jumat para pemimpin negara-negara Uni Eropa telah menyepakati bahwa negosiasi Brexit dapat dilanjutkan ke putaran berikutnya di mana diperkirakan akan menjadi perundingan yang lebih alot dan semakin…