ForexSignal88.com l Jakarta, 28/11/2017 – Dolar Selandia Baru naik di atas 69 sen AS untuk pertama kalinya dalam waktu sekitar satu minggu, terdorong oleh persepsi pasar bahwa mata uang itu telah merosot terlalu jauh pada masalah politik lokal setelah menyentuh level terendah 17 bulan di bulan ini.

Kiwi diperdagangkan pada 69,29 sen AS (NZD/USD $0,6929). Trade-weighted Index (TWI) naik menjadi 72,77 dari 72,35.

Dolar Selandia Baru sempat turun serendah 67,80 sen AS pada 17 November karena harga komoditas yang lebih lemah, berkurangnya risk appetite dan kekhawatiran terhadap rencana pemerintah setempat untuk mengekang migrasi dan mendinginkan pasar perumahan yang dikhawatirkan akan mengurangi pertumbuhan ekonomi.

Pasar kemungkinan akan mendapatkan penilaian Reserve Bank of New Zealand terhadap pasar properti dalam laporan stabilitas keuangan pada hari Rabu, sementara Menteri Keuangan Grant Robertson akan memberikan pidato penting pada hari Jumat di mana diperkirakan ia akan menjelaskan detil rencana dan jadwal pendanaan pemerintah.

"Tesis kami yang sedang berjalan adalah bahwa NZD oversold (jenuh jual) atas ketakutan politik domestik yang tidak beralasan," kata Jason Wong, ahli strategi mata uang di Bank of New Zealand.

Ia menambahkan, "Posisi short spekulatif bersih telah mencapai level tertinggi sejak Mei, jadi tingkat rintangan untuk pemulihan sederhana, cukup rendah."

Posisi short adalah pertaruhan bahwa mata uang tersebut akan turun. Wong mengatakan perkiraan nilai wajar BNZ untuk kiwi telah bergerak lebih rendah selama beberapa pekan terakhir didukung oleh risk appetite yang rendah, harga komoditas Selandia Baru yang lebih rendah dan spread obligasi Selandia Baru-AS yang lebih sempit. Dalam satu dekade terakhir, kiwi cenderung menguat menjelang Desember dan target akhir tahun BNZ adalah 70 sen dolar AS (NZD/USD $0,7000).

Namun kiwi sedikit tertekan semalam setelah angka menunjukkan penjualan rumah baru di AS melonjak menjadi 685.000 bulan lalu, mengalahkan perkiraan 627.000.

Para investor juga menunggu agenda dengar pendapat kongres mengenai calon Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Selasa, disusul oleh kesaksian Ketua Fed Janet Yellen kepada Kongres mengenai prospek ekonomi AS pada hari Rabu. The Fed juga akan merilis Beige Book pada hari Rabu.

Sumber berita: ForexSignal88, Scoop NZ

Sumber gambar: Radio Australia

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…