ForexSignal88.com l Jakarta, 27/11/2017 – Dolar AS sedikit menguat terhadap euro, pound sterling, franc Swiss, dolar Australia, dolar Selandia Baru dan dolar Kanada di sesi Asia pada awal pekan ini namun tertekan oleh yen Jepang. Progres paket pemotongan pajak AS menjadi fokus pasar minggu ini seiring dengan perubahan di tubuh Federal Reserve.

Perubahan pemimpin Federal Reserve akan menjadi berita besar bagi para investor, serta pidato dari sejumlah pejabat The Fed, termasuk ketua saat ini dan ketua bank sentral AS yang akan datang.

Data ekonomi AS mengenai pendapatan dan pengeluaran pribadi, yang mencakup data pengeluaran pengeluaran konsumsi pribadi, metrik inflasi yang disukai The Fed, juga akan diawasi ketat oleh pasar.

Pada pekan lalu, dolar AS tergelincir ke level terendah sejak pertengahan Oktober terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Jumat karena data zona euro menunjukkan pertumbuhan yang solid, sementara pasar tetap khawatir terhadap laju inflasi AS yang lemah.

Dolar AS tetap di bawah tekanan sejak risalah pertemuan kebijakan bulan November The Fed yang dirilis pada hari Rabu lalu menunjukkan bahwa beberapa pejabat khawatir inflasi akan tetap di bawah target 2% lebih lama dari perkiraan.

Risalah tersebut menggemakan komentar Ketua Fed Janet Yellen pada awal pekan lalu bahwa dia tidak yakin dengan prospek inflasi.

Sementara kenaikan suku bunga pada bulan Desember hampir 100% akan terjadi, para investor mengurangi ekpektasi untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut di tahun 2018, inilah yang menyebabkan penurunan dolar AS.

Sebuah laporan pada hari Jumat menunjukkan bahwa keyakinan kalangan bisnis Jerman mencapai rekor tertinggi di bulan November, menempatkan ekonomi terbesar di wilayah euro itu di jalur lonjakan.

Data tersebut muncul satu hari setelah data resmi menunjukkan ekspor dan peningkatan investasi bisnis merupakan pendorong utama pertumbuhan zona euro pada kuartal ketiga, yang mengindikasikan bahwa kenaikan yang kuat akan berlanjut hingga tahun depan.

Data yang kuat membantu mengimbangi kekhawatiran akan ketidakpastian politik di Jerman, di mana Kanselir Angela Merkel gagal untuk membentuk pemerintah koalisi minoritas.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: The Fun Times Guide To Coins

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

September 20, 2018

Dolar AS Tertahan Oleh Aksi Likuiditas Bank Sentral Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank…
September 19, 2018

Dolar AS Menekan Jelang Bank Sentral Jepang Umumkan Kebijakan Baru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman kebijakan…
September 18, 2018

Dolar AS Menekan Pasca Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru…
September 17, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman…
September 14, 2018

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Inflasi Yang Rendah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi…