ForexSignal88.com l Jakarta, 24/11/2017 – Philip Hammond Rabu sore lalu mengeluarkan anggaran keuangan pemerintah Inggris, dan menurut para ekonom dunia bahwa para pekerja Inggris diperingatkan untuk melakukan penghematan dan pertumbuhan pendapatan yang minim selama 2 dekade kedepan sebagai akibat perlambatan ekonominya.

IFS atau Lembaga Studi Fiskal Inggris menyatakan pasca Hammond mengeluarkan detail anggarannya, bahwa prakiraannya bahwa Inggris akan mengalami penurunan produktivitas, pendapatan dan pertumbuhan setiap tahunnya hingga 2022, yang artinya bahwa Inggris akan mengalami masa-masa suram, dan diperkirakan pada pertengahan berikutnya, hutang keuangan publik Inggris akan meningkat tajam juga.

Departemen Keuangan Inggris mengatakan bahwa reformasi dan investasi yang dijelaskan Hammond adalah dirancang untuk membangun sebuah negara yang sesuai untuk masa depan. Namun sejauh ini, partai-partai oposisi menganggap laporan IFS lah yang paling tepat untuk dipercaya menghadapi masa depan Inggris ketimbang laporan Hammond.

IFS juga menelaah hasil laporan OBR atau Office for Budget Responsibility bahwa PDB Inggris akan 3,5% lebih kecil di tahun 2021 daripada perkiraan sebelumnya, sehingga hilangnya pertumbuhan akan berarti bahwa ekonomi di 2021 akan lebih rendah dibandingkan perkiraan sebelumnya.

IFS juga menyatakan bahwa pendapatan perkapita akan berada pada posisi £1400 pertahun lebih rendah di 2021 nanti. Itu berarti bahwa pemulihan upah akan gagal terwujud dan pendapatan rata-rata akan berada di bawah tingkat upah 2008 yang disesuaikan dengan inflasi.

IFS juga menyatakan bahwa tingkat pinjaman atau hutang warga Inggris akan £12 milyar lebih tinggi di 2021 nanti dibandingkan perkiraan di Maret tahun lalu. Meski kenaikan belanja selama 5 tahun kedepan, NHS atau National Health Services menghadapi kendala pendanaan yang diperketat sejak tahun 1980an. Pertumbuhan belanja tahunan sebesar 4% setahun setelah inflasi akan turun menjadi 1% pada saat NHS mengalami lonjakan peserta karena lonjakan populasi yang meluas dan menua.

Paul Johnson sebagai direktur IFS menyatakan bahwa keputusan OBR untuk mengurangi pertumbuhan sebesar 0,25% selama 5 tahun kedeoan akan menunda pengurangan defisit dan membatasi kemampuan Hammond untuk mengurangi tekanan pada kesejahteraan dan layanan publik serta membahayakan standar hidup Inggris yang makin merendah.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, CNBC, BBC, Guardian

Sumber Gambar: Guardian

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 14, 2018

Euro dan Sterling Tekan Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Euro bertahan stabil terhadap dolar AS, meskipun berakhir sedikit negatif, pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB), seperti yang diperkirakan, menghentikan pembelian obligasi baru dan berjanji untuk…
December 14, 2018

Kisruh 'BACKSTOP' Terus Mengganjal Skenario 'SOFT BREXIT'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan…
December 13, 2018

Keyakinan Tory Tenggelamkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Pukulan keras pound sterling dan rival greenback lainnya pada hari Rabu memaksa mata uang AS tersebut melepas penguatan di dua sesi sebelumnya. Tekanan jual terhadap dolar AS terjadi karena data inflasi konsumen yang…
December 13, 2018

BREXIT : Situasi Semakin TIDAK KONDUSIF, PM Inggris Theresa May ke Berlin Minta Bantuan Angela Merkel

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Setelah secara mengejutkan membatalkan pemungutan suara di parlemen, Perdana Menteri Inggris Theresa May berangkat ke Berlin hari Selasa untuk berkonsultasi dengan Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya May bertemu…
December 12, 2018

Pasar Keuangan Mulai Bertaruh Adanya 'PEMANGKASAN FED RATE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk…