ForexSignal88.com l Jakarta, 24/11/2017 – Setelah resesi besar 1 dekade lalu, the Fed membutuhkan perubahan kebijakan seperti pelonggaran kuantitatif, panduan sasaran serta kebijakan baru dan menurunkan suku bunganya hingga mendekati 0% adalah contoh yang sudah dilakukannya.

Sekarang ini QE atau pelonggaran kuantitatif sudah berhenti dan suku bunga sudah diatas 1%. Sedangkan panduan atau proyeksi ke depan tentang kenaikan suku bunganya akan lebih atraktif dari sebelumnya dan sepertinya tidak ada rencana penurunannya. Setelah krisis tersebut, investor diarahkan untuk melakukan penyimpanan portfolionya lebih lama lagi karena suku bunga naik.

Kebijakan moneter menjadi titik patokan terhadap keberhasilan ekonomi the Fed secara eksplisit. Dengan memegang beberapa proyeksi, maka kredibilitas bank sentral AS ini akan semakin bagus. Namun akhir-akhir kredibilitas tersebut makin dipertanyakan karena beberapa jalur komunikasi yang dibangun pejabat-pejabat the Fed dengan realita yang terjadi dilapangan kadangkala tidak sinkron, dan ini bisa menjadi titik lemah bank sentral itu sendiri dalam menjaga kredibilitas kinerjanya dalam menjaga kebijakan moneternya.

Contohnya di September 2014 lalu, the Fed memperkirakan suku bunganya bisa mencapai 3,75% di akhir 2017. Namun kala ini, Desember nanti bahwa suku bunga the Fed akan naik menjadi hanya 1,25% hingga 1,5% saja. Sedangkan secara normal saja, target suku bunga di titik yang dikehendaki hingga akhir 2018 nanti adalah hanya 2,25% saja.

Ketua the Fed Janet Yellen sendiri akhirnya buka suara bahwa dirinya memang mengakui masih memegang teguh perkiraan suku bunga akan naik hingga 2,25% dan menurutnya level segitu adalah level yang sangat optimal bagi kinerja moneter AS. Dirinya menyadari bahwa panduan- panduan yang selama ini dilontarkan pejabat the Fed memang mempunyai 2 sisi, yaitu panduan yang berguna atau panduan yang dimanfaatkan seseorang dan disalahgunakan.

Menurutnya bahwa proyeksi kedepan adalah sangat berguna untuk pasar, namun jangan terlalu sering diungkapkan juga, karena menurut Yellen bila terlalu banyak ekonom yang mempunyai proyeksi dan berpendapat, maka dirinya kuatir akan semakin bangak yang tidak berguna. Yellen berharap kedepannya kepada Jerome Powell sebagai gantinya bahwa pejabat-pejabat the Fed jangan hanya sebagai selebritis dan merusak panduan the Fed yang sudah disepakati sebelumnya bahwa kenaikan suku bunga selanjutnya melihat perkembangan inflasi di 2018 karena neraca the Fed sedang berada pada jadwal penurunan otomatis.

Ada usul menarik dari presiden the Fed St Louis, James Bullard bahwa sebaiknya the Fed melakukan evaluasi terhadap laju inflasi dan laju PDB per-3 bulan sekali dengan sebutan SEP atau Summary of Economy Projections alias ringkasan proyeksi ekonomi.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88.com, Bloomberg, CNBC,

Sumber Gambar: MarketWatch

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 15, 2017

Ketidakpastian Reformasi Pajak Muncul Kembali, Dolar AS Mulai Tertekan Lagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Dolar AS mulai menghadapi tekanan lagi dari mata uang utama lainnya pada hari Jumat di awal sesi Eropa, di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat ke permukaan mengenai terkait reformasi pajak AS dan karena…
December 15, 2017

KTT Uni Eropa Hari Ini Akan Setujui Tahap Negosiasi Brexit Selanjutnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Para pemimpin Uni Eropa (UE) diharapkan untuk membuka tahap negosiasi Brexit berikutnya pada sebuah pertemuan puncak yang digelar pada hari ini setelah memuji usulan perpisahan yang diajukan Perdana Menteri UK Theresa…
December 15, 2017

UBS: Penguatan Euro Bakal Tahan Pertumbuhan Zona Euro di 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pertumbuhan yang cukup memukau terlihat di zona euro, telah mencapai 2,5% sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mengakhiri tahun ini di 2,3%, demikian menurut analis dari bank asal Swiss, UBS. Tapi menurut UBS,…
December 15, 2017

Survei Tankan Beri Dukungan ke Yen, Dolar Australia Konsolidasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia dimana beberapa data ekonomi Asia seperti survei tankan Bank of…
December 15, 2017

Penjualan Eceran Inggris Naik Berkat Black Friday

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Penjualan eceran atau retail sales Inggris di November lalu mengalami kenaikan 1,6% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu berkat penjualan liburan Black Friday awal bulan lalu. Kantor Statistik…