ForexSignal88.com l Jakarta, 22/11/2017 – Pada Rabu pagi dolar Selandia Baru masih melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS. Kemarin dolar Selandia Baru memulai rebound di saat indeks pengukuran utama terhadap sentimen risiko membaik. Kiwi menguat bahkan setelah harga produk susu (dairy product) pada lelang susu turun untuk keempat kalinya secara berturut-turut.

Di AS, Indeks Standard & Poor's 500 naik di atas 2600 untuk pertama kalinya dalam sejarah sementara Indeks Volatilitas Bursa Efek Chicago (VIX), yang dikenal sebagai indikator “ketakutan Wall Street”, turun lebih dari 7 persen menjadi 9,88.

Risk appetite yang lebih kuat cenderung menyukai mata uang seperti kiwi yang dinamikanya terkait dengan pertumbuhan global.

Mata uang lokal Selandia Baru itu menguat setelah pelelangan GlobalDairyTrade, meskipun indeks harga GDT turun 3,4 persen dan susu bubuk turun 2,7 persen menjadi $0,2778 per ton.

Ekonom senior BNZ Doug Steel mengatakan bahwa sedikit pantulan tipis pada dolar Selandia Baru terlihat lebih nyaman dengan risiko positif yang ada dan fakta bahwa kelemahan NZD baru-baru ini memang agak sulit untuk dijelaskan.

Apresiasi kiwi juga dibantu oleh kenaikan dolar Australia setelah Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe mengatakan dalam sebuah pidatonya bahwa walaupun tidak ada kasus untuk penyesuaian dalam kebijakan moneter jangka pendek, situasinya bisa berubah.

"Jika ekonomi terus membaik seperti yang diharapkan, kemungkinan pergerakan suku bunga berikutnya akan naik, bukan turun," kata Lowe.

Penguatan dolar Selandia Baru terhadap dolar AS tak lepas dari faktor yang membebani greenback di sesi perdagangan Selasa, di saat pasar bersiap untuk melihat rilis notulen FOMC dari pertemuan kebijakan terakhirnya pada Kamis dini hari waktu Indonesia.

Dolar AS berbalik negatif pada hari Selasa karena data sektor perumahan yang bullish tetap gagal untuk mengimbangi kekhawatiran pasar atas pertumbuhan jangka panjang ekonomi AS di tengah kurva imbal hasil (yield curve) yang mendatar.

Kemarin Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah yang ada (existing home sales) meningkat 2% di bulan Oktober dari bulan sebelumnya ke 548 juta unit. Para ekonom memperkirakan kenaikan 0,7% menjadi 5,42 juta rumah.

Namun sayangnya, data penjualan perumahan itu tidak mampu menahan pelemahan dolar AS karena para pedagang terus fokus pada kurva imbal hasil yang mendatar di tengah berlanjutnya penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun, yang mengarah ke kekhawatiran pasar mengenai potensi pertumbuhan ekonomi jangka panjang negara tersebut.

Sumber berita: ForexSignal88, TVNZ

Sumber gambar: Malay Mail Online

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 15, 2017

Ketidakpastian Reformasi Pajak Muncul Kembali, Dolar AS Mulai Tertekan Lagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Dolar AS mulai menghadapi tekanan lagi dari mata uang utama lainnya pada hari Jumat di awal sesi Eropa, di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat ke permukaan mengenai terkait reformasi pajak AS dan karena…
December 15, 2017

KTT Uni Eropa Hari Ini Akan Setujui Tahap Negosiasi Brexit Selanjutnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Para pemimpin Uni Eropa (UE) diharapkan untuk membuka tahap negosiasi Brexit berikutnya pada sebuah pertemuan puncak yang digelar pada hari ini setelah memuji usulan perpisahan yang diajukan Perdana Menteri UK Theresa…
December 15, 2017

UBS: Penguatan Euro Bakal Tahan Pertumbuhan Zona Euro di 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pertumbuhan yang cukup memukau terlihat di zona euro, telah mencapai 2,5% sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mengakhiri tahun ini di 2,3%, demikian menurut analis dari bank asal Swiss, UBS. Tapi menurut UBS,…
December 15, 2017

Survei Tankan Beri Dukungan ke Yen, Dolar Australia Konsolidasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia dimana beberapa data ekonomi Asia seperti survei tankan Bank of…
December 15, 2017

Penjualan Eceran Inggris Naik Berkat Black Friday

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Penjualan eceran atau retail sales Inggris di November lalu mengalami kenaikan 1,6% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu berkat penjualan liburan Black Friday awal bulan lalu. Kantor Statistik…