ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2017 – Upaya pemulihan dolar Selandia Baru kembali kandas setelah sebuah data ekonomi pagi tadi hasilnya mengecewakan para ekonom dan pelaku pasar.

Keyakinan para konsumen di Selandia Baru tergelincir pada bulan November karena pasar perumahan yang melambat dan ketidakpastian politik yang terus mengurangi optimisme, demikian hasil sebuah survei menunjukkan pada hari Kamis.

Indeks keyakinan konsumen ANZ-Roy Morgan turun menjadi 123,7 dari 126,3 di bulan sebelumnya. Angka di atas 100 menunjukkan optimisme, sedangkan level di bawah itu menunjukkan pesimisme.

"Ini (ekonomi) bergulat dengan hambatan dari pasar perumahan yang lemah, tekanan siklus kapasitas terakhir dan ketidakpastian yang dapat dibawa oleh perubahan politik," kata Philip Borkin, ekonom senior ANZ, dalam sebuah catatan penelitiannya.

Setelah pemilihan umum nasional, Selandia Baru sekarang memiliki pemerintah dari Partai Buruh yang berhaluan kiri (left wing) setelah hampir satu dasawarsa di bawah pemerintahan kanan-tengah (center-right).

Dolar Selandia tersungkur terhadap dolar AS setelah indeks tersebut dirilis dengan pasangan NZD/USD jatuh dari $0,6878 ke $0,6850.

Sebelumnya di hari Rabu, dolar Selandia Baru sempat terangkat ke $0,6919 namun kemudian turun dan berakhir di $0,6875. Pergerakan naik dolar AS tersebut adalah buah dari data penjualan eceran (retail sales) AS yang naik 0,2%, dari sebelumnya 1,9% dan di atas prediksi para ekonom pertumbuhan yang stagnan di 0,0%.

Indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) juga menjadi dorongan bagi dolar AS. Inflasi inti (core CPI) tahunan meningkat menjadi 1,8 persen pada bulan Oktober setelah bertahan di 1,7 persen dalam lima bulan sebelumnya, sementara core CPI bulanan naik dari 0,1% ke 0,2%.

Kedua data bullish tersebut mengalahkan ekspektasi pasar dan memperkuat potensi kenaikan suku bunga di bulan Desember oleh Federal Reserve. Namun untuk masa setelah tahun ini, U.S. interest rate futures hanya melihat peluang kenaikan suku bunga yang sedikit lebih kecil di awal tahun 2018 daripada sebelum data hari Rabu itu dirilis.

Sumber berita: ForexSignal88, NZ Herald

Sumber gambar: Echonetdaily

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 15, 2017

Ketidakpastian Reformasi Pajak Muncul Kembali, Dolar AS Mulai Tertekan Lagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Dolar AS mulai menghadapi tekanan lagi dari mata uang utama lainnya pada hari Jumat di awal sesi Eropa, di tengah kekhawatiran yang kembali mencuat ke permukaan mengenai terkait reformasi pajak AS dan karena…
December 15, 2017

KTT Uni Eropa Hari Ini Akan Setujui Tahap Negosiasi Brexit Selanjutnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Para pemimpin Uni Eropa (UE) diharapkan untuk membuka tahap negosiasi Brexit berikutnya pada sebuah pertemuan puncak yang digelar pada hari ini setelah memuji usulan perpisahan yang diajukan Perdana Menteri UK Theresa…
December 15, 2017

UBS: Penguatan Euro Bakal Tahan Pertumbuhan Zona Euro di 2018

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pertumbuhan yang cukup memukau terlihat di zona euro, telah mencapai 2,5% sepanjang tahun ini, dan diperkirakan akan mengakhiri tahun ini di 2,3%, demikian menurut analis dari bank asal Swiss, UBS. Tapi menurut UBS,…
December 15, 2017

Survei Tankan Beri Dukungan ke Yen, Dolar Australia Konsolidasi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit mengalami tekanan dari mata uang utama Asia dimana beberapa data ekonomi Asia seperti survei tankan Bank of…
December 15, 2017

Penjualan Eceran Inggris Naik Berkat Black Friday

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/12/2017 – Penjualan eceran atau retail sales Inggris di November lalu mengalami kenaikan 1,6% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun lalu berkat penjualan liburan Black Friday awal bulan lalu. Kantor Statistik…