ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2017 – Presiden Fed St. Louis James Bullard pada hari Selasa mengatakan bahwa Federal Reserve harus mempertahankan suku bunga acuan pada level saat ini sampai ada kenaikan inflasi.

Dalam sebuah sambutan yang dipersiapkan saat tampil di Louisville, Kentucky, Bullard mengatakan bahwa data inflasi selama tahun 2017 telah mengejutkan sisi negatifnya dan mempertanyakan gagasan bahwa inflasi AS dapat diandalkan untuk kembali ke sasaran 2 persen yang ditetapkan oleh Federal Reserve.

Dia menambahkan bahwa bahkan jika Federal Reserve berhasil mengembalikan inflasi ke target inflasi 2 persennya, hal itu tidak akan terjadi sebelum tahun 2018 atau 2019.

Bank sentral AS telah menaikkan tingkat suku bunga dua kali pada tahun ini dan tampaknya bersiap untuk pergerakan naik lagi di bulan Desember meskipun inflasi yang lemah terus berlanjut.

Bullard telah berulang kali mengatakan bahwa menaikkan suku bunga lagi di kondisi seperti itu akan membahayakan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Pengukuran inflasi yang paling disukai The Fed yaitu core personal consumption expenditures (Core PCE), saat ini mencapai 1,3 persen dan telah berada di bawah target 2 persen bank sentral AS selama lima setengah tahun.

Core PCE adalah indeks harga yang mengukur harga yang dibayarkan oleh para konsumen untuk barang dan jasa tanpa volatilitas yang disebabkan oleh pergerakan harga pangan dan energi untuk mengungkapkan tren inflasi yang mendasari (underlying inflation).

Bullard, yang mendapatkan kembali hak suaranya pada pemungutan suara di komite pengaturan kebijakan (Federal Open Market Committee/FOMC) Federal Reserve pada tahun 2019, juga mengatakan bahwa dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi untuk paruh kedua tahun 2017 melebihi harapan namun kemudian akan melanjutkan jalur yang lebih lambat di tahun depan.

Sementara itu pada hari Selasa, indeks harga produsen (producer price index/PPI) AS naik 0,4% pada bulan Oktober, jauh di atas perkiraan para ekonom yaitu kenaikan 0,1%.

Sebuah pengukuran lainnya yang disukai oleh para ekonom, yang dikenal sebagai Core PPI, naik 0,2% untuk bulan ketiga berturut-turut.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: IBTimes

Share This

Berita Forex Lainnya

November 16, 2018

Brexit Hantam Sterling, Greenback Stabil

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit…
November 15, 2018

Kabar Brexit Kembali Memicu Aksi Lepas Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan…
November 14, 2018

Kabar Brexit Dorong Euro dan Sterling Pukul Balik Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/11/2018 – Dolar AS melemah terhadap rivalnya pada sesi perdagangan Selasa (13/11), di tengah lonjakan pound sterling setelah Uni Eropa (UE) dan Inggris menyepakati teks rancangan perjanjian penarikan diri Inggris dari blok UE…
November 13, 2018

Tertekan Tipis Pagi Ini, Dolar AS Masih Didukung Fundamental Kuat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2018 – Dolar AS masih bertengger di level tertinggi 16-bulan pada hari Selasa pagi karena para investor terus membangun keyakinan mereka pada kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan. Selain itu risiko politik di…
November 12, 2018

Sentimen Dolar AS Masih Positif Setelah Keputusan The Fed

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya. Terhadap…