ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Para konsumen UK mengurangi pengeluaran mereka paling banyak dalam lebih dari empat tahun di bulan Oktober, demikian menurut sebuah survei dari perusahaan pembayaran Visa, yang menambahkan indikasi lain bahwa tren pengetatan pendapatan saat ini sedang memasuki perjalanan menanjak.

Menurut Visa, belanja konsumen yang disesuaikan dengan inflasi dan efek musiman, turun sebesar 2,0 persen di bulan Oktober dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu, berdasarkan data kartu debit dan kreditnya, penurunan kelima dalam enam bulan terakhir. Secara bulanan, belanja turun 0,9 persen dari bulan September.

"Angka-angka tersebut merupakan indikator tekanan pada anggaran rumah tangga bahkan sebelum kenaikan suku bunga Bank of England baru-baru ini," kata Mark Antipof, kepala komersial Visa.

Pada 2 November, BoE menaikkan suku bunga acuan menjadi 0,50 persen dari 0,25 persen, meskipun banyak ekonom memperingatkan bahwa inflasi tinggi dan pertumbuhan upah yang lemah telah sangat menekan pengeluaran rumah tangga.

Sebuah survei yang diterbitkan pada hari Senin juga menunjukkan bahwa para pengusaha UK diperkirakan akan sedikit menaikkan gaji para pekerja mereka meskipun ada permintaan yang kuat untuk para pekerja dan tingkat pengangguran yang rendah.

Visa mengatakan belanja pakaian dan alas kaki mengalami penurunan terbesar pada bulan Oktober, turun 9 persen pada basis tahunan, karena cuaca yang hangat membuat para pembeli melepaskan pakaian musim dingin mereka. Penurunan juga terlihat di area pengeluaran utama lainnya seperti makanan dan minuman, rekreasi dan budaya yang sampai saat ini berkembang dengan kuat.

Visa mengatakan bahwa penjualan Black Friday dan Cyber ​​Monday pada bulan November akan memberi tanda lebih jelas tentang bagaimana kelak penjualan musim Natal akan terbentuk.

Data lemah dari Visa itu menggemakan survei-survei lain yang menunjukkan perlambatan tajam dalam belanja para konsumen UK di bulan Oktober.

Para ekonom memperkirakan data penjualan ritel resmi, yang akan dipublikasikan pada hari Kamis, akan menunjukkan kejatuhan paling tajam sejak Maret 2013, saat di mana ekonomi UK baru mulai bangkit dari kelesuan pasca krisis global.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Inside The Games

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

July 19, 2018

Dolar AS Masih Kokoh Bertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya meraih lagi sisi penguatannya pasca testimoni Jerome Powell dan…
July 18, 2018

Powell Bantu Dolar AS Libas Rivalnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Dolar AS menguat pada hari Selasa karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan penilaian optimis pada ekonomi AS sekaligus mengecilkan dampak dari kebijakan perdagangan global saat ini terhadap prospek…
July 17, 2018

Dominasi Dolar AS Mulai Muncul Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.…
July 13, 2018

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi. Seperti kita ketahui bahwa di…
July 16, 2018

Dominasi Dolar AS Belum Berakhir

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya. Seperti kita ketahui bahwa di…