ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Suku bunga The Fed kemungkinan besar akan naik lagi bulan depan dan 3 kali lagi di tahun depan, demikian ungkap John Williams, anggota Komite Pasar Terbuka The Fed atau FOMC.

Williams juga menyatakan bahwa kenaikan suku bunga The Fed pada Desember mendatang adalah hal yang masuk akal, setidaknya berdasarkan informasi yang Williams miliki.

Di dalam kesempatan wawancaranya bersama reporter BBC, Williams juga menyatakan bahwa tahun depan kemungkinan suku bunga The Fed bisa naik 3 kali lagi, di mana secara bertahap suku bunga akan naik dari 1,25% menjadi sekitar 2,5%, sebuah tingkat suku bunga tertinggi sejak 2008 ketika pembuat kebijakan suku bunga kala itu menurunkan suku bunga untuk mendorong pinjaman dan pengeluaran setelah krisis keuangan, dan untuk pertama kalinya The Fed menaikkan suku bunganya untuk pertama kalinya setelah krisis di bulan Desember 2015, kemudian di Desember 2016 dan sekali lagi di Maret dan Juni tahun ini, sehingga suku bunga naik dari 0,25% menjadi antara 1% hingga 1,25% di tahun ini.

Williams juga menyatakan bahwa tingkat suku bunga The Fed yang normal di masa mendatang tidak akan setinggi ketika sebelum krisis 2008 itu atau akan di bawah tingkat 5,25%, karena menurutnya ada perubahan mendasar dalam demografi dan lambannya pertumbuhan.

Hal ini akan membuat sebuah tantangan besar bagi The Fed untuk lebih baik bagi ekonomi The Fed, di mana pertanyaannya bagaimana menerapkan kebijakan moneter yang efektif bila suku bunga normal rata-rata adalah 2,5% sampai 3%. Selama resesi, respon yang khas dari bank sentral seperti The Fed akan menurunkan suku bunganya untuk merangsang ekonominya.

Williams menambahkan jika suku bunga The Fed berada di 2,5% atau 3%, maka The Fed tidak memiliki ruang manuver yang lebih fleksibel untuk memberi dorongan ekonomi. Dan Williams juga memberikan apresiasi kepada Janet Yellen yang telah memberikan kesinambungan lebih di mana pekerjaan fantastis sebagai ketua The Fed selama periode yang sulit.

Dan Williams juga mengharapkan penggantinya, Jerome Powell untuk terus memastikan bahwa The Fed memiliki konsensus yang kuat mengenai keputusan dan strategi yang jitu. Seperti kita ketahui bahwa masa bakti Yellen akan berakhir di Februari tahun depan dan Powell akan menjabat selama 4 tahun kedepan sebagai ketua The Fed.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88, CNBC, BBC, Guardian

Sumber Gambar: WSJ

Share This

Berita Forex Lainnya

November 20, 2017

Dolar AS: di Asia Menekan, di Eropa Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada awal perdagangan sesi Senin, di sesi Asia, dolar AS berhasil menekan rival utamanya yaitu euro yang terbebani oleh ketidakpastian politik pasca pernyataan Kanselir Jerman Angela Merkel bahwa dia akan memberitahu…
November 20, 2017

Menteri Keuangan AS Nyatakan Bahwa Reformasi Pajak Untuk Orang Kaya AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan bahwa aturan tagihan pajak yang baru yang disampaikan Partai Republik akan menempatkan beban yang lebih berat pengenaan pajaknya bagi orang AS yang punya penghasilan lebih…
November 20, 2017

Yen dan Dolar Australia Sedikit Terimbas Kisruhnya Politik Jerman, Regulasi China Jadi Fokus

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit memberikan tekanan kepada mata uang utama Asia dimana pasar keuangan dunia melihat kondisi politk di Jerman…
November 20, 2017

Goldman Sachs: 2018 Akan Lebih Mengejutkan Dibanding Tahun Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Menurut Goldman Sachs bahwa tahun ini adalah tahun yang baik bagi ekonomi global dan 2018 nanti, tren akan masih berlanjut dimana lanjutan pertumbuhan ekonomi makin lebih membaik. Contohnya adalah Jerman sebagai…
November 20, 2017

Laporan Merkel ke Presiden Jerman Seret Euro Turun di Sesi Asia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Euro tergelincir ke level terendah dua bulan terhadap yen pada hari Senin karena upaya Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membentuk pemerintah koalisi tiga arah gagal, meningkatkan kekhawatiran akan ketidakpastian…