ForexSignal88.com l Jakarta, 13/11/2017 – Pound sterling tersebut tergelincir sejak pembukaan awal pekan ini karena masalah besar yang dihadapi Perdana Menteri UK Theresa May. Media dunia UK menyebut sebuah laporan bahwa ada 40 anggota parlemen Partai Konservatif yang sedang mempersiapkan pergantian kepemimpinan, sementara negosiasi Brexit sedang menghadapi tenggat waktu yang penting.

Dolar AS menguat terhadap para rival utamanya karena imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak dan sangat terbantu oleh merosotnya pound sterling, meskipun fokus utama para investor masih tertuju pada perombakan pajak AS.

Sterling pagi ini turun 0,55 persen ke $1,3107, menjauh dari puncak delapan hari di $1,3229 yang disentuh pada hari Jumat karena saat itu ada data yang lebih baik dari perkiraan pada industri UK.

"Ada beberapa berita utama yang dirilis akhir pada pekan lalu yang negatif bagi Perdana Menteri May dan pasar di awal minggu ini mencerna laporan itu dan kemudian mengirim pound lebih rendah," kata Kyosuke Suzuki, direktur forex di Societe Generale di Tokyo.

The Sunday Times melaporkan pada akhir pekan bahwa 40 anggota parlemen dari Partai Konservatif UK telah sepakat untuk menandatangani sebuah surat yang menyatakan mereka tidak yakin lagi terhadap PM May.

Jumlah anggota tersebut hanya kurang 8 dari jumlah yang dibutuhkan untuk memicu pergantian kepemimpinan partai, mekanisme yang memungkinkan May dipaksa keluar dari kantornya dan digantikan oleh tokoh Konservatif lainnya.

Selain itu, menteri Brexit David Davis mengatakan pada hari Minggu bahwa UK tidak akan memberikan sebuah angka tentang berapa banyak UK harus membayar kepada Uni Eropa, yang menyoroti kurangnya kemajuan yang mengganggu negosiasi Brexit.

Terhadap yen, pound streling terakhir turun 0,5 persen pada level ¥149,09 yen.

Indeks Dolar AS yang mengukur kinerja mata uang AS terhadap enam mata uang utama naik 0,2 persen ke 94,56, mengikuti kenaikan 6 basis poin pada yield Treasury AS jangka panjang pada hari Jumat.

Indeks tersebut telah mengakhiri minggu lalu dengan kerugian 0,55 persen di tengah kekecewaan para investor bahwa pemotongan pajak perusahaan AS yang diusulkan dapat ditunda sampai 2019 dan bukannya diimplementasikan pada 2018.

"Kenaikan tajam imbal hasil Treasury tentu tidak menyakiti dolar. Tapi kenaikan imbal hasil sebagian besar bersifat teknis, tren mendatar baru-baru ini sedang berubah, jadi dampak positif pada dolar masih terbatas," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities di Tokyo.

"Menurut pendapat saya, perundingan reformasi pajak AS berlangsung kira-kira sesuai jadwal. Ini tidak bisa menjadi jauh lebih buruk, dan ini adalah faktor pendukung untuk dolar," kata Yamamoto.

Greenback naik 0,1 persen pada ¥113,64 yen. Euro tergelincir 0,15 persen menjadi $1,1647.

Sementara itu dolar Australia turun 0,15 persen menjadi $0,7647 dan dolar Selandia Baru turun 0,2 persen menjadi $0,6921.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Daily Express

Share This

Berita Forex Lainnya

October 18, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Pasca Fed Minutes

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan pasca keinginan Fed minutes muncul. Seperti kita ketahui…
October 17, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Kuat Bursa Saham Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan disaat pasar melihat pergerakan kuat bursa saham dunia.…
October 16, 2018

Dolar AS Masih Tertahan, Hasil Brexit Masih Ditunggu

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 15, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Buruknya, Nantikan Hasil Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 12, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Terkoreksinya Akibat Dari Jatuhnya Pasar Saham

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar saham dunia jatuh. Seperti kita ketahui…