ForexSignal88.com l Jakarta, 10/11/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang di Jumat akhir pekan ini, secara umum dolar AS kali ini berusaha menghilangkan tekanan dari mata uang utama Asia termasuk oleh dolar Australia di mana pasar keuangan dunia melihat kondisi ekonomi Australia yang tidak kondusif serta jelang kunjungan Trump ke KTT APEC akhir pekan ini.

Sejauh ini USD/JPY untuk sementara berada di level 113,43 di mana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 113,42. Untuk AUD/USD untuk sementara berada di level 0,7686 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7678. Yuan atau USD/CNY untuk sementara bergerak di level 6,6436 setelah tadi pagi ditutup di level 6,6469.

Penguatan greenback masih terus dipertanyakan para investor setelah masalah penundaan reformasi pajak AS yang sudah dilakukan oleh anggota Senat dari partai Republik untuk lebih dimatangkan lagi hingga tahun depan agar di tahun fiskal 2019 bisa dilaksanakan paket bantuan fiskal tersebut.

Sebelumnya banyak pihak percaya bahwa dengan reformasi pajak, ekonomi AS akan melejit, namun sebagian juga sangat menyayangkan paket kebijakan ini, karena dapat membuat defisit anggaran pemerintah melejit dan mengoyak belanja pemerintah AS yang melatar belakangi sebagian besar ekonomi AS juga seperti belanja militer.

Faktor gubernur BoJ sendiri tampaknya juga tidak akan ada pergantian dalam waktu dekat berkat keterpilihan kembali Shinzo Abe sebagai perdana menteri Jepang, sehingga patut dimaklumi bahwa yen sendiri tampaknya memang sengaja tidak terlalu dikuatkan, sebagai bentuk persetujuan dan patuh terhadap Abenomics.

Sedangkan kunjungan Trump untuk bertemu dengan Xi Jinping memang sudah menjadi momentum spesial pekan ini, namun belum ada kelanjutan cerita yang seru bagi pasar sehingga tanggapan dolar AS sendiri juga tidak terlalu digoyang. Yang pasti pasar sedikit gembira dengan upaya Trump untuk membujuk China dalam membantu usaha AS mengembargo Korea Utara beberapa bulan lalu sehingga Semenanjung Korea tidak terlalu bergejolak kembali.

Setelah China, Trump akan menghadiri KTT APEC di Vietnam akhir pekan ini. Namun yang menggelitik investor kali ini adalah hasil papatan RBA atas kebijakan moneter yang kemarin tidak mengubah suku bunganya. Australia kuatir dengan inflasi yang naik namun upah tenaga kerja yang tidak juga mengikutinya.

Inflasi inti Australia tidak akan mencapai target 2 hingga 3% di 2019 nanti, demikian ungkap bank sentral Australia, sehingga RBA sekarang fokus terhadap perbaikan kinerja ekonominya dengan menahan tingkat suku bunga yang sekarang dengan jangka waktu yang agak lama.

Sumber Berita:  Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: China Daily

Share This

Berita Forex Lainnya

November 20, 2017

Dolar AS: di Asia Menekan, di Eropa Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada awal perdagangan sesi Senin, di sesi Asia, dolar AS berhasil menekan rival utamanya yaitu euro yang terbebani oleh ketidakpastian politik pasca pernyataan Kanselir Jerman Angela Merkel bahwa dia akan memberitahu…
November 20, 2017

Menteri Keuangan AS Nyatakan Bahwa Reformasi Pajak Untuk Orang Kaya AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan bahwa aturan tagihan pajak yang baru yang disampaikan Partai Republik akan menempatkan beban yang lebih berat pengenaan pajaknya bagi orang AS yang punya penghasilan lebih…
November 20, 2017

Yen dan Dolar Australia Sedikit Terimbas Kisruhnya Politik Jerman, Regulasi China Jadi Fokus

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit memberikan tekanan kepada mata uang utama Asia dimana pasar keuangan dunia melihat kondisi politk di Jerman…
November 20, 2017

Goldman Sachs: 2018 Akan Lebih Mengejutkan Dibanding Tahun Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Menurut Goldman Sachs bahwa tahun ini adalah tahun yang baik bagi ekonomi global dan 2018 nanti, tren akan masih berlanjut dimana lanjutan pertumbuhan ekonomi makin lebih membaik. Contohnya adalah Jerman sebagai…
November 20, 2017

Laporan Merkel ke Presiden Jerman Seret Euro Turun di Sesi Asia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Euro tergelincir ke level terendah dua bulan terhadap yen pada hari Senin karena upaya Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membentuk pemerintah koalisi tiga arah gagal, meningkatkan kekhawatiran akan ketidakpastian…