ForexSignal88.com l Jakarta, 10/11/2017 – Donald Trump bersama Melania telah mengunjungi Beijing sebagai kunjungan resminya yang pertama kali ke Negeri Tirai Bambu tersebut sebagai presiden AS dan telah bertemu dengan Presiden Xi Jinping dengan membawa delegasi bisnis AS serta telah berhasil melakukan kesepakatan bisnis baru senilai kurang lebih $250 miliar.

Sebanyak kurang lebih 37 entitas baru kerja sama bisnis ke bisnis atau B to B yang terjadi dalam kunjungan 2 hari Trump tersebut, demikian ungkap Kementerian Perdagangan AS tadi pagi. Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan bahwa kesepakatan tersebut merupakan contoh bagus bagi Presiden Trump yang membantu membangun hubungan perdagangan bilateral kedua negara, di mana menurut Ross bahwa bisnis AS adalah bisnis yang paling inovatif di dunia dan bila diberi akses maka bisa bersaing dengan siapapun di dunia.

Ross sangat yakin bahwa kesepakatan yang terjadi tersebut dapat memberikan dasar yang kuat bagi hubungan kedua negara yang lebih kuat dan lebih bebas, di mana ada unsur keadilan dan timbal balik saling menguntungkan antara AS dan China. Menurut Ross bahwa ada sebuah kehormatan besar bahwa penandatanganan kesepakatan bisnis tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Trump bersama dengan Presiden Xi Jinping.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ross kepada para CEO AS yang ikut rombongan presiden seperti Lyoyd Blankfein dari Goldman Sachs, Steve Mollenkopf dari Qualcomm, Jack Fusco dari Cheniere Energy dan dari Boeing serta General Electric.

Seperti kita ketahui bahwa sektor perdagangan telah menjadi salah satu prioritas utama Presiden Trump di tahun pertama pemerintahannya. Selama dua hari kunjungannya, selain mengucapkan selamat atas terpilihnya Prsiden Xi sebagai presiden China kembali, fokus kunjungan Trump adalah membicarakan defisit perdagangan AS yang bernilai miliaran dolar dengan China.

Data bea cukai China bahwa surplus perdagangan China dengan AS meningkat 12,2% di Oktober lalu dari tahun sebelumnya menjadi $26,6 miliar. Sedangkan untuk 10 bulan pertama tahun ini, total surplus perdagangan China melebar menjadi $223 miliar. China merupakan pasar ekspor nomor 3 AS, di belakang Kanada dan Meksiko.

Dalam sambutannya pasca penandatanganan tersebut, Trump menyalahkan pemerintahan sebelumnya yang membiarkan defisit perdagangan AS membengkak, sehingga tugas Trump sekarang mengendalikan agar defisit tersebut tidak melebar lebih besar lagi.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88, Bloomberg, CNBC, Business Insider

Sumber Gambar: RedOrbit

Share This

Berita Forex Lainnya

July 20, 2018

Komentar Trump Lemahkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Dolar AS jatuh dari puncak tertinggi satu tahun pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keprihatinannya tentang mata uang AS yang kuat, yang menurutnya telah menempatkan AS pada posisi yang kurang…
July 19, 2018

Dolar AS Masih Kokoh Bertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya meraih lagi sisi penguatannya pasca testimoni Jerome Powell dan…
July 18, 2018

Powell Bantu Dolar AS Libas Rivalnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Dolar AS menguat pada hari Selasa karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan penilaian optimis pada ekonomi AS sekaligus mengecilkan dampak dari kebijakan perdagangan global saat ini terhadap prospek…
July 17, 2018

Dominasi Dolar AS Mulai Muncul Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.…
July 13, 2018

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi. Seperti kita ketahui bahwa di…