ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2017 – Dolar Selandia Baru sempat naik tipis menjelang pernyataan kebijakan moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pagi tadi yang juga menyinggung tentang jalur inflasi yang lebih kuat dan mata uang yang lebih lemah.

Dolar Selandia Baru masih bertahan di dekat level tertinggi dua minggu setelah komentar dari bank sentral negara tersebut mengenai prospek inflasi dipandang sebagai nada hawkish oleh pasar, meskipun suku bunga tetap tidak berubah seperti yang diperkirakan.

Sebelumnya, dolar Selandia Baru naik setinggi $0,6974, level tertingginya sejak 24 Oktober, kemudian turun dari puncak tersebut dan diperdagangkan terakhir di $0,6960 saat berita ini ditulis.

Pejabat sementara Gubernur RBNZ Grant Spencer mengatakan bahwa usulan perubahan pemerintah tidak akan mempengaruhi pemikiran RBNZ dalam kondisi ekonomi saat ini.

Spencer mempertahankan suku bunga resmi tidak berubah pada 1,75 persen pagi tadi namun menyatakan kenaikan suku bunga potensial dapat dilakukan pada Juni 2019 dari sebelumnya di perkirakan pada September 2019.

Bank sentral tersebut juga menaikkan perkiraan inflasi dengan memperhitungkan dampak dari kebijakan pemerintah baru dan melemahnya mata uang negara itu.

Pada konferensi pers pagi tadi, Spencer juga secara langsung membahas tinjauan pemerintah terhadap RBNZ yang akan membuat sektor pekerjaan menjadi fokus khusus dari mandat RBNZ selain mengawasi inflasi.

"Beralih ke mandat ganda tidak mungkin berdampak pada cara kami menjalankan kebijakan moneter," kata Spencer.

Saat ini, inflasi merupakan tujuan utama RBNZ tetapi bukan satu-satunya tujuan, Spencer menjelaskan.

Dia juga mengakui bahwa mandat ganda bisa berarti pendekatan bank tersebut menjadi lebih fleksibel dalam membiarkan volatilitas inflasi yang lebih besar untuk mendorong stabilitas kerja yang lebih tinggi.

"Tapi dalam situasi saat ini, pasar tenaga kerja cukup seimbang, jadi saya tidak berpikir mandat ganda akan membuat perbedaan besar pada sikap kebijakan kami," kata Spencer.

Sementara prakiraan waktu kenaikan suku bunga berubah, Spencer mengulangi pernyataan sebelumnya bahwa kebijakan moneter akan tetap akomodatif untuk periode yang cukup lama.

“Banyak ketidakpastian tetap ada dan kebijakan mungkin perlu menyesuaikannya dengan tepat," jelas Spencer.

Sumber berita: ForexSignal88, NZ Herald, Reuters

Sumber gambar: Pinterest

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

November 20, 2017

Dolar AS: di Asia Menekan, di Eropa Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada awal perdagangan sesi Senin, di sesi Asia, dolar AS berhasil menekan rival utamanya yaitu euro yang terbebani oleh ketidakpastian politik pasca pernyataan Kanselir Jerman Angela Merkel bahwa dia akan memberitahu…
November 20, 2017

Menteri Keuangan AS Nyatakan Bahwa Reformasi Pajak Untuk Orang Kaya AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan bahwa aturan tagihan pajak yang baru yang disampaikan Partai Republik akan menempatkan beban yang lebih berat pengenaan pajaknya bagi orang AS yang punya penghasilan lebih…
November 20, 2017

Yen dan Dolar Australia Sedikit Terimbas Kisruhnya Politik Jerman, Regulasi China Jadi Fokus

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS kali ini sedikit memberikan tekanan kepada mata uang utama Asia dimana pasar keuangan dunia melihat kondisi politk di Jerman…
November 20, 2017

Goldman Sachs: 2018 Akan Lebih Mengejutkan Dibanding Tahun Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Menurut Goldman Sachs bahwa tahun ini adalah tahun yang baik bagi ekonomi global dan 2018 nanti, tren akan masih berlanjut dimana lanjutan pertumbuhan ekonomi makin lebih membaik. Contohnya adalah Jerman sebagai…
November 20, 2017

Laporan Merkel ke Presiden Jerman Seret Euro Turun di Sesi Asia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/11/2017 – Euro tergelincir ke level terendah dua bulan terhadap yen pada hari Senin karena upaya Kanselir Jerman Angela Merkel untuk membentuk pemerintah koalisi tiga arah gagal, meningkatkan kekhawatiran akan ketidakpastian…