ForexSignal88.com l Jakarta, 09/11/2017 – Dolar Kanada menguat terhadap mata uang AS pada hari Rabu namun bertahan dalam kisaran yang baru-baru ini terbentuk setelah gagal mendapatkan panduan tambahan dari sebuah pidato sehari sebelumnya dari Gubernur Bank of Canada (BoC) Stephen Poloz.

Mata uang Kanada telah pulih dari level terendah dalam tiga setengah bulan di C$ 1,2916 kurang dari dua minggu yang lalu dan pada hari Senin menyentuh titik terkuat dalam 12 hari di C$1,2700. Pada hari Rabu pasangan mata uang USD/CAD bergerak di kisaran C$1,2712 dan C$1,2778. Pada Kamis menjelang siang USD/CAD terpantau bergerak tipis di C$1,2720.

David Bradley, direktur perdagangan valuta asing di Scotiabank, melihat pasangan mata uang tersebut sedang range-bound.

Dalam pidato dan konferensi pers pada hari Selasa, Poloz mempertahankan nada netral mengenai pergerakan suku bunga berikutnya, mengulangi pesan bank sentral tersebut bahwa mereka memantau pertumbuhan upah dan inflasi, serta kemampuan ekonomi Kanada untuk melihat bagaimana ekonomi tersebut menyesuaikan diri dengan kenaikan suku bunga di Juli dan September.

Menurut Bradley, nada yang Poloz sampaikan pada hari Selasa tidak akan menyebabkan pasar berpikir bahwa jalur tingkat suku bunga akan berubah dari sebelum dia berbicara.

Bank sentral Kanada mempertahankan suku bunga acuan stabil pada 1 persen pada bulan Oktober dan para investor memperkirakan tidak ada kenaikan lebih lanjut sampai paruh pertama tahun 2018.

Dolar Kanada mendapat dorongan naik terhadap dolar AS setelah data pembangunan perumahan yang disesuaikan secara musiman di Kanada dilaporkan sebanyak 222.771 unit pada bulan Oktober, meningkat dari 219.293 unit yang direvisi pada bulan September.

Dalam data perumahan domestik yang terpisah, izin mendirikan bangunan naik 3,8 persen pada bulan September dari bulan Agustus, kenaikan pertama dalam tiga bulan.

Di hari yang sama, harga minyak yang menjadi salah satu ekspor utama Kanada, turun setelah data pemerintah AS menunjukkan kenaikan produksi minyak mentah dalam negeri, sebuah kejutan yang membuat stok minyak AS meningkat. Faktor lain yang membuat harga minyak tertekan adalah penurunan impor bulanan minyak mentah China, meskipun masih diimbangi oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Sumber berita: ForexSignal88, The Globe and Mail

Sumber gambar: Global News

Share This

Berita Forex Lainnya

April 20, 2018

Greenback Tetap Bertahan di Posisi Terbaik

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya…
April 19, 2018

Langkah-Langkah Untuk Menjadi Trader Forex Sukses

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/04/2018 – Setiap trader pasti berharap untuk sukses di dunia forex dengan mengeluarkan modal seminimal mungkin. Namun tentu saja untuk menjadi seorang trader forex sukses, harus ada beberapa langkah yang perlu dilakukan.…
April 19, 2018

Greenback Masih Tunjukkan Kekokohannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring membaiknya fundamental ekonomi AS dan munculnya pola…
April 18, 2018

Greenback Mulai Tekan Safe Haven

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring dengan terus berulahnya Trump yang berimbas ke pasar…
April 17, 2018

Greenback Berusaha Bertahan Disaat Trump Berulah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring dengan terus berulahnya Trump yang berimbas ke pasar…