ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2017 – Pergerakan nilai mata uang utama di bursa forex sejak pagi hingga sore ini tampak kurang bergairah. Dolar AS terpantau bertahan stabil terhadap mata uang utama lainnya meskipun mengalami sedikit tekanan di tengah kekhawatiran baru mengenai proses perombakan pajak AS.

Greenback tertekan tipis setelah tersiar laporan bahwa pemotongan pajak perusahaan utama yang saat ini sedang dibahas dalam rencana reformasi pajak AS dapat ditunda selama satu tahun.

The Washington Post melaporkan pada hari Selasa (7/11) bahwa para pemimpin Senat dari Partai Republik berencana untuk menunda pelaksanaan pemotongan pajak perusahaan utama untuk mematuhi peraturan Senat.

Sebelumnya dolar AS telah meraih dukungan dalam sesi terakhir seiring tumbuhnya ekspektasi pasar bahwa pemotongan pajak pemerintah AS dapat mendorong pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Data MetaTrader yang digunakan tim FS88 Research Division menunjukkan Dixie (DXY) atau Indeks Dolar AS, patokan untuk melihat kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, bergerak turun dengan level terendah intraday sementara di 94,67 dan kini berada di 94,70.

Sementara itu, yen terus menekan dolar AS sejak pagi tadi sehingga USD/JPY sempat turun 0,33% ke ¥113,62, semakin menjauh dari titik tertinggi delapan bulan yang disentuh pada hari Senin di ¥114,73. Sore ini USD/JPY berada di ¥113,80.

Awal pekan ini, USD/JPY sempat melesat cepat terdorong oleh perbedaan kebijakan antara Federal Reserve dan Bank of Japan (BoJ). Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Senin bahwa bank sentral Jepang akan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneternya, namun menambahkan bahwa bank tersebut tetap mengamati dengan saksama dampak ekonomi dari stimulus yang berkepanjangan.

Euro terpantau sedikit berubah, dengan EUR/USD sore ini di $1,1606, menjauh dari level terendah sejak pertengahan Juli yang disentuh kemarin di $1,1554, karena masih terbebani oleh keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) pada akhir bulan lalu yang memperpanjang pembelian obligasi sampai dengan September 2018.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Sputnik International

Share This

Berita Forex Lainnya

July 20, 2018

Komentar Trump Lemahkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Dolar AS jatuh dari puncak tertinggi satu tahun pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keprihatinannya tentang mata uang AS yang kuat, yang menurutnya telah menempatkan AS pada posisi yang kurang…
July 19, 2018

Dolar AS Masih Kokoh Bertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya meraih lagi sisi penguatannya pasca testimoni Jerome Powell dan…
July 18, 2018

Powell Bantu Dolar AS Libas Rivalnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Dolar AS menguat pada hari Selasa karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan penilaian optimis pada ekonomi AS sekaligus mengecilkan dampak dari kebijakan perdagangan global saat ini terhadap prospek…
July 17, 2018

Dominasi Dolar AS Mulai Muncul Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.…
July 13, 2018

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi. Seperti kita ketahui bahwa di…