ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2017 – Keluarga pekerja Inggris yang mempunyai penghasilan rendah akan menjadi salah satu pecundang terbesar saat resesi ekonomi berikutnya bila terjadi, di mana keuangan mereka akan melemah akibat pemotongan belanja kesejahteraan setelah terjadi krisis keuangan 2008 lalu, demikian ungkap IFS.

Lembaga Studi Fiskal atau IFS ini merupakan badan pengawas pajak dan belanja yang terkemuka, dalam laporan terkininya menyatakan bahwa rencana pengurangan kredit pajak dapat terjadi ketika pendapatan pekerja sektor rendah mengalami peningkatan. Namun dalam kondisi resesi, kredit pajak juga akan meningkat kembali sebagai dampak untuk memenuhi kebutuhan hidup yang biasanya mereka cukupi dengan upah yang ada, namun hilang ketika resesi terjadi. Angka ketidaksetaraan di Inggris tetap stabil meski rata-rata pendapatan sebelum pajak tetap di atas 10%.

Ekonom IFS, Andrew Hood menyatakan bahwa perlindungan yang diberikan kepada keluarga berpenghasilan rendah dalam resesi terakhir akan jauh berkurang penurunan berikutnya di 5 tahun mendatang. Hal ini terjadi saat para menteri menghadapi tekanan parlemen untuk memperlambat persetujuan kredit umum yang diluncurkan untuk menggantikan 6 imbalan kerja termasuk untuk kredit pajak dan tunjangan perumahan di Inggris.

Potongan pembayaran kredit umum telah memaksa ribuan keluarga di Inggris mencari dukungan dari bank dan menyebabkan kenaikan tunggakan pajak dan pembayaran sewa, demikian ungkap badan amal hutang Inggris. Sedangkan Menteri Tenaga Kerja dan Pensiun Inggris, David Gauke sendiri menolak untuk menunda perluasan skema jaminan sosial dengan alasan bahwa sistem tersebut telah memberikan insentif yang lebih baik diberikan kepada orang untuk bekerja.

Tagihan untuk kredit pajak dan keuntungan perumahan telah meningkat 2 kali lipat antara 2008 dan 2012 dari sekitar £25 miliar menjadi £50 miliar pertahunnya. Badan Internasional termasuk OECD memuji Inggris karena menggunakan tunjangan kerja untuk melindungi keluarga berpenghasilan rendah akibat dampak buruk dari kondisi pasar tenaga kerja Inggris yang memburuk. Namun IFS juga menyatakan bahwa rencana pemotongan pajak kredit tersebut dalam beberapa tahun ke depan juga akan membuat banyak keluarga upah rendah akan kehilangan akses terhadap tingkat manfaat kerja yang pernah mereka nikmati 10 tahun yang lalu.

Mereka juga rentan terhadap dampak turunnya tingkat gaji dan jam kerja di mana menurut studi IFS bahwa telah terjadi pengulangan penurunan pendapatan kerja seperti 2007-2008 dan 2011-2012 lalu yang mencapai 30%, di mana OBR memperkirakan resesi Inggris di 5 tahun mendatang bisa terjadi 50% kebenarannya.

Sumber Berita: Reuters, ForexSignal88, Bloomberg, CNBC, Business Insider

Sumber Gambar: Guardian

Share This

Berita Forex Lainnya

October 18, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Pasca Fed Minutes

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan pasca keinginan Fed minutes muncul. Seperti kita ketahui…
October 17, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Kuat Bursa Saham Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan disaat pasar melihat pergerakan kuat bursa saham dunia.…
October 16, 2018

Dolar AS Masih Tertahan, Hasil Brexit Masih Ditunggu

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 15, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Buruknya, Nantikan Hasil Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 12, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Terkoreksinya Akibat Dari Jatuhnya Pasar Saham

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar saham dunia jatuh. Seperti kita ketahui…