ForexSignal88.com l Jakarta, 08/11/2017 – Sekilas tampak di permukaan, pernyataan kebijakan moneter Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) bulan November menunjukkan bahwa suku bunga akan dibiarkan tidak berubah untuk beberapa waktu lagi, nada pernyataan RBA itu sebenarnya hanya melanjutkan pola yang terlihat sejak September tahun lalu, yang terus menunjukkan bahwa RBA akan menaikkan dua tingkat suku bunga pada tahun depan.

Menurut RBA “Bias Index” (Indeks Bias) dari ANZ, sementara sedikit kurang hawkish dari pada pernyataan yang dikeluarkan pada awal tahun ini, komentar dari RBA terakhir terus menunjukkan kemungkinan bahwa bank itu akan mulai menormalisasi pengaturan kebijakan pada tahun depan.

Indeks Bias menggunakan algoritma untuk memindai setiap pernyataan RBA untuk dijadikan petunjuk apakah RBA bernada hawkish atau dovish dalam pernyataannya. Meskipun tidak memiliki hubungan yang sempurna dengan pergerakan tingkat suku bunga, indeks ini adalah indikator utama yang berguna mengenai apa yang mungkin dilakukan bank sentral negara itu di masa depan.

"Indikatornya terus menunjukkan kenaikan dua tingkat tahun depan, meski sedikit mereda," kata Felicity Emmett dan Giulia Lavinia Specchia, para ekonom ANZ.

"Kami berpikir sebagian karena pergeseran harga pasar telah menunjukkan bagaimana pasar memandang kata-kata tertentu," kata mereka.

Dalam beberapa bulan terakhir pasar keuangan telah menurunkan ekspektasi mereka untuk kenaikan suku bunga RBA menyusul data lemah penjualan ritel dan inflasi di Australia. Hanya beberapa bulan yang lalu pasar memperkirakan dua kenaikan suku bunga masing-masing 25 basis poin pada tahun 2018. Namun sekarang perkiraan pasar adalah kenaikan 25 basis poin baru akan terjadi pada awal tahun 2019.

Sementara pasar berpikir RBA kemungkinan akan bertahan sepanjang 2018, ANZ, seperti juga Indeks Bias-nya, masih memperkirakan tingkat suku bunga akan meningkat dua kali tahun depan.

"Kami terus memperkirakan Bank (RBA) menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin di bulan Mei tahun depan, dan kemudian menaikkan lagi di paruh kedua tahun 2018," kata Emmett dan Specchia.

"Sementara kelemahan baru-baru ini dalam penjualan ritel dan inflasi menunjukkan bahwa kebijakan yang lebih ketat agak jauh [dari realisasi], pandangan utama kami adalah bahwa pada pertengahan tahun depan prospek pertumbuhan akan cukup kuat untuk mendorong penurunan tingkat pengangguran dan pada akhirnya mendorong kenaikan tingkat upah dan inflasi harga,” jelas kedua ekonom tersebut.

"Fokus RBA yang meningkat pada stabilitas keuangan menunjukkan kepada kita bahwa bank itu akan membawa suku bunga naik dari tingkat rendah historis saat ini sedikit lebih awal daripada siklus sebelumnya, selama bank itu merasa yakin bahwa inflasi mengarah ke arah yang benar," jelas para ekonom ANZ tersebut.

Pada paragraf terakhir dari pernyataan November, RBA mengatakan bahwa, "memegang sikap kebijakan moneter tidak berubah ... akan konsisten dengan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan mencapai target inflasi dari waktu ke waktu."

Sumber berita: ForexSignal88, Business Insider

Sumber gambar: WSJ

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

January 22, 2018

Reuters Tankan: Suasana Hati Produsen Jepang Naik Tertinggi 11 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Keyakinan hati di antara para produsen Jepang melonjak pada Januari ini ke level tertinggi 11 tahun yang merupakan hasil jajak pendapat Reuters Tankan di mana menyoroti optimisme perusahaan yang didorong oleh ekspansi…
January 22, 2018

Yen dan Dolar Australia Hanya Menekan Lembut Terhadap Greenback

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback mengalami tekanan secara tipis oleh mata uang utama Asia Pasifik, di mana investor masih sedikit khawatir…
January 22, 2018

Naiknya Harga Minyak Tidak Akan Membujuk OPEC Mengakhiri Komitmen Pemotongan Produksi.

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Naiknya harga minyak baru-baru ini sepertinya tidak akan cukup menyakinkan OPEC untuk mengakhiri pemotongan produksi pada musim panas ini, demikian ungkap analis geopolitik di Energy Aspect, Richard Mallinson kepada…
January 22, 2018

Macron Percaya Inggris-Uni Eropa Mampu Capai Kesepakatan Lebih Cepat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Presiden Perancis Emmanuel Macron di akhir pekan kemarin mengatakan bahwa dirinya percaya terhadap salah tujuan PM Theresa May di mana Inggris dapat memiliki kesepakatan yang lebih cepat dengan Uni Eropa setelah…
January 22, 2018

Williams Serukan Tiga Kenaikan Suku Bunga The Fed Adalah Yang Terbaik

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2018 – Presiden the Fed wilayah San Fransisco, John Williams menyatakan bahwa Federal Reserve harus menaikkan suku bunganya secara agresif di tahun ini dan tahun depan, setidaknya 3 kali di tahun ini sebagai langkah awal…