ForexSignal88.com l Jakarta, 07/11/2017 – Pemerintah UK mengabaikan tuntutan oposisi pada hari Senin untuk berbagi penilaian ekonominya terhadap Brexit pada minggu ini dengan menunda publikasi laporan yang menurut Perdana Menteri Theresa May dapat mengganggu sikap negaranya.

PM May, yang kekuatan politiknya melemah setelah Konservatif kehilangan posisi mayoritas di parlemen, telah mendapat tekanan untuk mengumumkan analisis pemerintah mengenai dampak dari langkah UK meninggalkan Uni Eropa, berdasarkan berbagai skenario termasuk situasi di mana tidak tercapai kesepakatan dengan blok tersebut (no deal Brexit).

Anggota parlemen UK meloloskan sebuah mosi di parlemen pada minggu lalu untuk memaksa pemerintah untuk menerbitkan apa yang oleh Partai Buruh sebut sebagai analisis dampak ekonomi Brexit pada 58 sektor ekonomi.

Partai Buruh kemudian menuntut agar analisis tersebut dipublikasikan pada minggu ini sebelum parlemen memutuskan untuk reses pada hari Rabu dan menteri Brexit David Davis melakukan perjalanan ke Brussels untuk memulai putaran keenam perundingan dengan juru runding Uni Eropa.

Namun dalam sebuah surat pada hari Senin kepada ketua komite parlemen, Davis membantah deskripsi penilaian tersebut, dengan mengatakan bahwa itu adalah analisis kualitatif dan kuantitatif yang beragam yang terdapat dalam berbagai dokumen yang dikembangkan pada waktu yang berbeda sejak referendum.

Kata Davis dalam surat tersebut, mengingat hal di atas, departemennya juga departemen lainnya akan mengambil waktu untuk menyusun dan mengumpulkan informasi tersebut dengan cara yang mudah diakses dan informatif.

"Tentu saja kami akan memberikan informasi kepada komite (parlemen) sesegera mungkin," ujar Davis.

Dia memberi isyarat bahwa studi itu tidak akan diumumkan pada minggu ini, malah mengajak ketua komite tersebut, Hilary Benn, untuk menggelar pertemuan pada 13 November, ketika parlemen UK kembali dari masa reses.

Menanggapi Davis, Matthew Pennycook, juru bicara Brexit dari Partai Buruh, mengatakan kepada parlemen, "Saya khawatir bahwa pemerintah tidak punya respek terhadap mosi tersebut atau The House atau keseriusan."

Sebelum pemilihan Juni, May telah menolak upaya untuk membuka sikap pemerintah dalam negosiasi Brexit. Tapi dengan kenyataan bahwa kekuatannya kini melemah dari sebelumnya, ditambah lagi dipusingkan dengan tim kabinet tingkat tinggi yang terpecah pada banyak hal mulai dari Brexit hingga agenda penghematan pemerintah, May dan Partai Konservatif-nya harus lebih banyak mendengarkan suara oposisi di parlemen karena dikhawatirkan pemerintah UK tidak akan dapat meraih dukungan legislatif.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Sun UK

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

October 18, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Pasca Fed Minutes

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan pasca keinginan Fed minutes muncul. Seperti kita ketahui…
October 17, 2018

Dolar AS Tertahan Penguatan Kuat Bursa Saham Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih tertahan disaat pasar melihat pergerakan kuat bursa saham dunia.…
October 16, 2018

Dolar AS Masih Tertahan, Hasil Brexit Masih Ditunggu

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 15, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Buruknya, Nantikan Hasil Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar menantikan hasil perundingan Brexit.…
October 12, 2018

Dolar AS Lanjutkan Periode Terkoreksinya Akibat Dari Jatuhnya Pasar Saham

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah disaat pasar saham dunia jatuh. Seperti kita ketahui…