ForexSignal88.com l Jakarta, 07/11/2017 – Meskipun pada hari Senin di sesi Amerika Utara tidak ada data ekonomi regular, dolar AS berbalik negatif terhadap sejumlah mata uang utama karena meningkatnya gejolak politik di Timur Tengah yang memicu permintaan safe haven sementara berita bahwa Presiden Federal Reserve New York William (Bill) Dudley pensiun dini juga membebani sentimen terhadap greenback.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, ditutup turun 0,26% menjadi 94,59 dibandingkan penutupan perdagangan di hari Jumat.

Dolar AS melepas kenaikan yang diraih sebelumnya terhadap mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss di tengah ketidakpastian politik di Timur Tengah setelah Putera Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) memimpin sebuah operasi anti-korupsi yang mengakibatkan serangkaian penangkapan terhadap para tokoh terkemuka di Arab Saudi termasuk beberapa pangeran seperti Al-Waleed bin Talal yang menjadi orang terkaya di kerajaan tersebut.

"Kita memiliki ketidakpastian politik, risiko ketidakstabilan politik di negara penghasil minyak utama ini (Arab Saudi) dan juga implikasi yang tak terduga untuk keseluruhan wilayah tersebut," kata analis Commerzbank Carsten Fritsch.

USD/JPY berakhir turun 0,36% di ¥113,69 sementara USD/CHF ditutup turun 0,36% menjadi Fr0,9971.

Faktor lain yang juga menambah beban bagi dolar AS adalah ketidakpastian mengenai kepemimpinan Federal Reserve setelah Federal Reserve Bank of New York mengkonfirmasi bahwa William Dudley bersiap untuk pensiun lebih awal dari yang direncanakan pada pertengahan 2018 sementara masa jabatannya berakhir pada  Januari 2019.

Namun penurunan greenback mungkin terbatas karena data menunjukkan pedagang memangkas posisi bearish (net short positions) mereka pada dolar AS seperti yang ditunjukkan data CFTC di pekan lalu.

Nilai net short positions dolar AS, yang berasal dari posisi bersih para spekulan di Pasar Moneter Internasional dalam yen, euro, pound Inggris, Swiss franc dan dolar Kanada dan Australia, adalah $3,37 miliar, dalam satu minggu sampai dengan 31 Oktober, dibandingkan dengan net short positions $8,02 miliar di minggu sebelumnya.

Hari ini agenda Reserve Bank of Australia, data penjualan ritel zona euro, pidato Presiden ECB dan data JOLTS akan menjadi perhatian para pelaku perdagangan forex selain dinamika politik AS dan global.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Reader's Digest

Share This

Berita Forex Lainnya

July 20, 2018

Komentar Trump Lemahkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/07/2018 – Dolar AS jatuh dari puncak tertinggi satu tahun pada hari Kamis setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keprihatinannya tentang mata uang AS yang kuat, yang menurutnya telah menempatkan AS pada posisi yang kurang…
July 19, 2018

Dolar AS Masih Kokoh Bertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya meraih lagi sisi penguatannya pasca testimoni Jerome Powell dan…
July 18, 2018

Powell Bantu Dolar AS Libas Rivalnya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2018 – Dolar AS menguat pada hari Selasa karena Ketua Federal Reserve Jerome Powell memberikan penilaian optimis pada ekonomi AS sekaligus mengecilkan dampak dari kebijakan perdagangan global saat ini terhadap prospek…
July 17, 2018

Dominasi Dolar AS Mulai Muncul Kembali

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.…
July 13, 2018

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi. Seperti kita ketahui bahwa di…