ForexSignal88.com l Jakarta, 03/11/2017 – Dolar AS merosot ke level terendah dalam sepekan terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Kamis setelah Partai Republik di House merilis proposal untuk merombak kode pajak.

Greenback sedikit pulih pada perdagangan sore hari pada sesi Amerika Utara, namun tetap berakhir lebih rendah dan hanya sedikit reaksi terhadap sebuah pengumuman bahwa Gubernur Federal Reserve Jerome Powell adalah pilihan Presiden AS Donald Trump untuk menjadi ketua The Fed berikutnya.

Indeks Dolar AS, yang melacak kekuatan mata uang tersebut terhadap enam rival utama, sempat sedikit kuat selama Powell berbicara kemarin, namun akhirnya gagal mempertahankan penguatan tersebut dan tetap berakhir di zona merah. Indeks Dolar AS turun menjadi 94,41, terendah sejak 26 Oktober.

Menurut sebuah dokumen, rancangan undang-undang reformasi pajak menyerukan pemotongan tarif pajak perusahaan menjadi 20 persen dari 35 persen dan mengurangi jumlah tax bracket (kisaran jumlah pemasukan tertentu yang masuk ke dalam tingkat pajak tertentu) bagi individu.

Para analis mengatakan bahwa proposal yang diajukan itu tidak mungkin meraih dukungan yang memadai di Kongres atau memiliki dampak signifikan terhadap ekonomi AS. Potongan pajak "besar-besaran" telah menjadi janji kampanye Trump yang utama.

"Pasar percaya bahwa peluang lolosnya reformasi pajak [di Kongres] berkurang dengan cepat," kata Douglas Borthwick, managing director di Chapdelaine Foreign Exchange.

"Pasar percaya bahwa [proposal] itu tidak cukup berarti. [Proposal itu] meragukan untuk dapat bermakna bagi PDB keseluruhan negara ini," jelas Borthwick.

Pemotongan pajak diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran dan mendorong inflasi dan mendorong naik suku bunga AS, membuat dolar AS lebih menarik.

Euro mencapai level tertinggi dalam seminggu terhadap dolar, naik ke $1,1687 dan berakhir positif di $1,1658.

Dolar AS juga sempat melemah ke ¥113,52 terhadap yen Jepang setelah rilis proposal pemotongan pajak, namun kemudian rebound dan berakhir negatif di ¥114,06.

Namun di sesi kemarin greenback membukukan kenaikan besar terhadap pound sterling. Sterling mengalami penurunan satu hari terbesar terhadap dolar AS sejak bulan Juni setelah Bank of England (BoE) menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade namun mengatakan bahwa pihaknya hanya akan melakukan kenaikan secara bertahap di masa depan.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Infowars

Share This

Berita Forex Lainnya

January 19, 2018

Mester Melihat Naiknya Suku Bunga The Fed Bisa Lebih Agresif

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Presiden the Fed wilayah Cleveland, Loretta Mester menyatakan bahwa Federal Reserve harus menaikkan suku bunganya secara agresif di tahun ini dan tahun depan. Menurut Mester, 3 atau 4 kali kenaikan suku bunga bisa…
January 19, 2018

Dolar Selandia Baru Tertekan Data Manufaktur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Data pada Jumat pagi menunjukkan aktivitas manufaktur Selandia Baru turun ke level terendah lima tahun di bulan Desember karena kalangan bisnis menunda keputusan besar sampai ada kejelasan setelah perubahan di…
January 19, 2018

Pasar Abaikan NAFTA, Dolar Kanada Menguat Tipis

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Dolar Kanada menguat tipis terhadap mata uang AS pada hari Kamis, setelah perdagangan yang bergejolak sehari sebelumnya ketika Bank of Canada (BoC) menaikkan suku bunga, karena para investor mengabaikan kekhawatiran…
January 19, 2018

Bayang-bayang Government Shutdown Menekan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/01/2018 – Dolar AS jatuh pada hari Kamis karena para pedagang menumpuk posisinya ke euro, yen, sterling dan mata uang utama lainnya di tengah kekhawatiran kemungkinan pemadaman pemerintah (government shutdown) AS saat para…
January 18, 2018

Dolar AS Sedikit Tertekan Setelah Tunjukkan Penguatan Signifikan di Sesi Kemarin

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/01/2018 – Dolar AS tergelincir terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada hari Kamis karena euro menguat sedikit setelah kemarin bergerak mundur dari puncak tiga tahun di sesi sebelumnya. EUR/USD naik 0,2% di $1,2210. Euro…