ForexSignal88.com l Jakarta, 02/11/2017 – Saat ini Federal Reserve sedang berada pada "normalisasi yang cantik" yang menyeimbangkan kenaikan suku bunga dan stabilitas pasar dan ekonomi, sesuatu yang siapapun bakal menjadi ketua berikutnya tidak akan merusaknya, demikian pendapat Allianz Chief Economic Advisor Mohamed El-Erian kepada CNBC pada Kamis.

Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan menunjuk ketua The Fed berikutnya pada hari Kamis waktu AS. Gubernur The Fed saat ini, Jerome Hayden Powell alias Jay, dipandang sebagai kandidat terkuat untuk jabatan tersebut.

"The Fed memulai normalisasi yang cantik ini: The Fed telah berhenti [dari pelonggaran kuantitatif], The Fed telah menaikkan suku bunga, The Fed telah menyatakan rencana untuk mengurangi neraca keuangannya tanpa mengganggu pasar dan tanpa menggagalkan pemulihan global. Dan saya tidak berpikir siapa pun tidak akan ingin mengacaukan normalisasi yang indah ini," kata El-Erian kepada CNBC pada 2017 Barclays Asia Forum di Singapura hari ini.

El-Erian menambahkan bahwa itu berarti bahwa "tidak ada yang akan berubah" dalam jangka pendek, dengan The Fed diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember dan terus bergerak maju dengan rencana pengurangan neraca keuangannya.

Meskipun sejauh ini sebagian pasar keuangan bereaksi negatif terhadap pencalonan Powell, terutama para pemegang dolar AS dan Treasury, pada hari Rabu The Wall Street Journal memberitakan bahwa Powell sudah diberitahu tentang keputusan Trump untuk mencalonkan dia.

Berulang kali digambarkan sebagai pejabat yang membosankan oleh para Wall Streeters, dibandingkan dengan ekonom John Taylor atau mantan Gubernur Fed Kevin Warsh, Powell diharapkan akan tetap mengikuti jalur kebijakan yang serupa dengan Yellen namun dapat bersikap proaktif dalam memutuskan beberapa peraturan di sektor keuangan.

Mengenai pendekatannya terhadap kebijakan moneter, Powell cenderung mengikuti Yellen, yang dianggap sebagai super dovish saat mengambil alih jabatan ketua Fed dari Ben Bernanke, namun kemudian Yellen membuktikan dirinya lebih hawkish daripada beberapa anggota dewan lainnya.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC

Sumber gambar: CNN Money

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

December 10, 2018

Tangkal Berita HOAKS jelang pemilu, Uni Eropa Kucurkan Dana US$ 2,1 Juta

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Komisi Uni Eropa menginginkan Facebook, Twitter dan Google untuk melaporkan secara teratur terkait berita palsu atau hoax maupun disinformasi berita dalam masa kampanye jelang Pemilihan Eropa pada bulan Mei 2019.…
December 10, 2018

NFP Mengecewakan, Greenback Tertekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Dolar AS membuka perdagangan pekan ini dengan sebuah penguatan setelah ada kabar geopolitik Jerman dan Inggris yang negatif bagi euro dan pound sterling namun positif bagi yen Jepang. Sebelumnya, pada sesi perdagangan…
December 07, 2018

Popularitas Presiden Perancis Emmanuel Macron Menurun Terkait Kebijakan Kenaikan Pajak BBM

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Presiden Perancis Emmanuel Macron bereaksi terhadap aksi protes luas "rompi kuning" dan mengirim Perdana Menteri Edouard Philippe berbicara kepada publik. Philippe mengumumkan penundaan pajak BBM dan kenaikan harga…
December 07, 2018

Yield Treasury Tekan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Dolar AS relatif stabil pada Jumat pagi setelah melemah terhadap mata uang utama pada hari Kamis karena imbal hasil (yield) Treasury AS jatuh dan para pedagang mengurangi ekspektasi tentang jumlah kenaikan suku bunga…
December 06, 2018

BREXIT : Parlemen Inggris Mulai Perdebatan Soal Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Para anggota parlemen Inggris memulai debat lima hari tentang draft perjanjian antara Inggris dan Uni Eropa soal prosedur Brexit. Tanggal 11 Desember, pemungutan suara akan dilakukan di parlemen untuk menentukan nasib…