ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pound sterling tertekan oleh euro dan dolar AS karena kegugupan pasar menjelang pidato Brexit dari Perdana Menteri UK Theresa May di Florence, Italia pada hari ini. Namun sterling bisa melonjak tergantung pada komentar sang Perdana Menteri, demikian perkiraan para pakar.

Saat berita ini ditulis, kurs sterling terhadap euro berada di £1,1312 dan $1,3562 melawan dolar AS saat pasar menunggu kabar terbaru tentang Brexit yang sangat penting dari PM May.

PM May menetapkan "kemitraan ekonomi baru yang berani" dengan Uni Eropa (UE) dan jika dia mempertimbangkan ke arah Brexit yang lebih lembut, para pakar pasar uang melihat sterling bisa meraih dorongan ke atas. Tapi jika PM May memberi sinyal hard Brexit maka sterling bisa terkena pukulan.

PM May diharapkan akan membuat proposal mengenai hak-hak warga negara UE serta proposal anggaran dalam upaya memecahkan kebuntuan yang saat ini muncul dalam pembicaraan Brexit.

Connor Campbell, analis keuangan di Spreadex.com, mengatakan, "Bagaimana sterling dan, pada gilirannya, FTSE, bergerak di sepanjang sisa hari ini akan bergantung pada pidato Brexit Theresa May.”

"Bukan hanya apa yang dia usulkan, tapi bagaimana Uni Eropa bereaksi terhadap komentarnya. Fakta bahwa dia akan meminta Michel Barnier dan rekannya untuk 'imajinatif dan kreatif' menyarankan agar mereka tidak bekerja dengan baik," kata Campbell.

Nada pidato sang Perdana Menteri dan garis besar rencana Brexit akan menjadi fokus utama bagi para pedagang.

Kathleen Brooks, direktur riset di City Index, mengatakan, "Pidato Brexit Theresa May di Florence pada hari Jum’at adalah kesempatannya untuk mengalihkan debat Brexit ke nada yang lebih ramah bagi sterling. Ini juga pertama kalinya kita mendengar PM berbicara tentang Brexit dengan cara yang berarti sejak dia memicu Pasal 50 pada bulan Maret.”

Namun, menurut Books, PM May harus menyampaikan dua poin penting sebelum pidatonya dapat dilihat sebagai sebuah promosi soft Brexit dan dengan demikian membantu meningkatkan sterling.

"Pertama, dia harus menyusun rencana pemerintah untuk masa transisi yang sehat yang akan membuat UK tinggal di pasar tunggal dan serikat bea cukai selama beberapa tahun setelah kita meninggalkan Uni Eropa pada bulan Maret 2019. Kedua, nada pidatonya akan sangat penting," jelas Brooks.

Sumber berita: ForexSignal88, Express UK

Sumber gambar: CaughtOffSide

Share This

Berita Forex Lainnya

August 14, 2018

Efek Domino Turki Masih Kuatkan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan teror dari krisis Turki yang melanda dunia…
August 16, 2018

Dolar AS Masih Terlalu Kokoh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk…
August 20, 2018

Dolar AS Masih Bergerak Ringan Diawal Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh dari…
August 21, 2018

Komentar Trump Giring Pelemahan Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah kembali bersamaan dengan pertemuan AS dengan China di…
August 13, 2018

Teror Turki Bangkitkan Aksi Safe Haven Dolar AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak dengan kisruh Turki yang melanda dunia…