ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang pasar Eropa dibuka di Jumat akhir pekan ini, secara umum dolar AS kali ini mengalami tekanan dari mata uang utama Asia Pasifik, khususnya yen dimana situasi geopolitik Korea sepertinya akan memanas kembali pasca ucapan Menteri Luar Negeri Korea Utara.

USDJPY untuk sementara berada di level 111,82 dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 112,45. Untuk mata uang Australia, AUDUSD untuk sementara berada di level 0,7924 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 0,7923. Untuk mata uang China, yuan, atau USDCNY untuk sementara bergerak di level 6,5769 setelah tadi pagi ditutup di level 6,5665.

Menlu Ri Yong Ho menyatakan tadi pagi bahwa Kprea Utara kemungkinan besar akan menguji kembali bom hidrogen yang lebih dahsyat ketimbang sebelumnya di Pasifik. Pernyataan Ri ini menanggapi media setempat yang mempertanyakan uraian Presiden Kim sebelumnya yang akan memberikan sebuah pelajaran yang paling berat sepanjang sejarah AS.

Ri yang menjawab pertanyaan dari media Yonhap tersebut, sebetulnya dirinya tidak tahu pasti apa yang dipikirkan Presiden Kim tersebut, namun Ri yakin bahwa hidrogen ini bisa menimbulkan guncangan gempa yang lebih dahsyat dibandingkan uji coba bom hidrogen akhir Agustus lalu.

Hal ini tentu memberi reaksi ke pasar uang dunia bahwa situasi dan aksi safe haven yen lebih bagus ketika situasi keamanan tidak menjamin portfolionya. Namun sejauh ini yen sendiri tidak terlaku menguat karena faktor BoJ yang tidak merubah pandangan suku bunganya serta the Fed yang akan menaikkan kembali suku bunganya di akhir tahun ini.

Faktor penahan pengauatan yen sendiri, karena hari ini tidak ada data ekonomi Jepang, sementara data AS semalam membaik kembali, yaitu data klaim pengangguran mingguan AS yang menurun lagi disertai aktivitas industri di negara bagian Philadelphia yang mengalami kenaikan kembali.

Pertanda bahwa faktor badai yang melanda AS awal bulan ini, memang hanya bersifat sementara dan masih sulit menghadang laju kenaikan suku bunga the Fed. Akibatnya pula, dolar Australia dan yuan untuk sementara masih enggan memberikan perlawanan terhadap greenback siang ini.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: trading2day dot com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

October 23, 2017

Dolar AS Masih Menikmati Dorongan Pajak dan Kemenangan Abe

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Hingga Senin menjelang malam, dolar AS masih menikmati dorongan dari cerahnya rencana reformasi pajak AS dan kemenangan gemilang Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe di pemilihan umum yang digelar kemarin. Dolar AS…
October 23, 2017

IHS Markit: Moral Rumah Tangga UK dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga Meningkat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Kekhawatiran finansial rumah tangga UK telah mereda ke level terendah sejak bulan Juni, meskipun ada prospek kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) dan ketergantungan pada pinjaman sebagai konsekuensi dari…
October 23, 2017

Kalangan Bisnis UK Desak Pemerintah untuk Dapatkan Kesepakatan Transisi Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Para pemimpin bisnis yang mewakili jutaan pekerja memperingatkan bahwa pemerintah UK harus segera bertindak untuk menjamin kesepakatan transisi Brexit atau mengambil risiko kehilangan pekerjaan dan investasi di negara…
October 23, 2017

Abe Menangkan Pemilu, Yen Merana, Dolar Australia Tertahan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang di Senen awal pekan ini, secara umum dolar AS masih bergerak kembali melakukan tekanannya terhadap mata uang utama Asia, dengan pemicu menangnya partainya…
October 23, 2017

Dolar Selandia Baru Anjlok ke Titik Terendah 5-bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/10/2017 – Dolar Selandia Baru tergelincir ke titik terendah dalam lima bulan pada hari Senin karena kekhawatiran koalisi Partai Buruh yang akan datang akan mengusung pembatasan investasi imigrasi dan asing. Mata uang Selandia…