ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Dolar AS sedikit menguat terhadap yen pada awal hari Jum’at di Asia tanpa data regional utama yang menghiasi pasar dan para investor bersiap mendengar pidato kebijakan Brexit hari ini.

USD/JPY bergerak di 112,48, naik 0,01%, sementara AUD/USD diperdagangkan di 0,7933, naik 0,03%. GBP/USD terakhir dikutip turun 0,02% menjadi 1,3579.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, terakhir dikutip turun 0,27% menjadi 91,97.

Semalam, sterling menambah kenaikan sebelumnya terhadap greenback karena pelaku pasar menunggu sebuah pidato penting dari Perdana Menteri Inggris Theresa May mengenai Brexit yang dijadwalkan pada hari ini.

Dolar AS jatuh terhadap sejumlah mata uang utama karena rally pasca FOMC meeting memudar meski ada duo laporan ekonomi yang menunjukkan aktivitas manufaktur dan pasar tenaga kerja berhasil melampaui ekspektasi.

Laporan manufaktur bullish mengalahkan perkiraan sebesar 18 di tengah ekspektasi para ekonom bahwa gangguan akibat Badai Harvey akan mengurangi aktivitas manufaktur nasional.

The Fed Philadelphia mengatakan pada hari Kamis bahwa indeks manufaktur naik ke pembacaan 23,8, tertinggi dalam tiga bulan, dari 18,9 di bulan Agustus.

Sementara itu, klaim pengangguran awal turun 23.000 menjadi 259.000 pada pekan yang berakhir 16 September, mengalahkan perkiraan penurunan 18.000, demikian menurut Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Kamis.

Sesi negatif untuk greenback terjadi sehari setelah membuat kenaikan kuat menyusul pernyataan Federal Reserve yang agak hawkish yang memicu ekspektasi kenaikan suku bunga akhir tahun.

Dot plot,  bagian dari Summary of Economic Projections (SEP), mengindikasikan bahwa bank sentral memperkirakan tingkat kenaikan antara 1.25% dan 1,5% pada akhir 2017. Dengan suku bunga stabil pada 1-1,25%, dot plot tersebut mengarah ke satu kenaikan suku bunga lebih lanjut tahun ini.

Mayoritas pedagang sebanyak lebih dari 70% memperkirakan kenaikan suku bunga di bulan Desember.

Namun pelemahan greenback pada hari Kamis terbatas karena yen terus melemah setelah keputusan semalam Bank of Japan (BoJ) yangmembiarkan suku bunga tidak berubah.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing

Sumber gambar: Egypt Independent

Share This

Berita Forex Lainnya

April 25, 2018

Greenback Berbalik ke Sisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi dengan dukungan masih membaiknya fundamental ekonomi di AS…
April 24, 2018

Greenback Masih Melanjutkan Posisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring membaiknya fundamental ekonomi di AS sehingga…
April 23, 2018

4 Resiko Trading Forex yang Umum Terjadi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/03/2018 – 1. Karakter Trader Hal yang paling mendasari munculnya risiko yang tidak terkendali adalah karakter trader. Segala transaksi dan lainnya adalah ditentukan oleh trader. Jika trader merupakan seseorang yang penuh ambisi…
April 23, 2018

Greenback Masih Bertahan di Posisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya…
April 20, 2018

Greenback Tetap Bertahan di Posisi Terbaik

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya…