ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2017 – Greenback mengalami tekanan tipis pada hari Selasa namun pelemahannya terbatasi karena bagaimanapun juga para pelaku pasar menunggu agenda terpenting di pekan ini yaitu keputusan FOMC pada hari ini waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Di awal Asia pada hari Rabu dolar AS masih sedikit melemah terhadap yen karena The Fed bersiap untuk merinci kebijakannya dan para investor pun menunggu ulasan kebijakan Bank of Japan (BoJ) terbaru yang akan dirilis pada hari Kamis.

USD/JPY bergerak di 111,57, turun 0,02%, sementara AUD/USD diperdagangkan di 0,8007, turun 0,01%. NZD/USD diperdagangkan di 0,7315, turun 0,03%.

Dewan kebijakan FOMC akan mengumumkan rencananya untuk mulai melepas portofolio obligasi senilai $4,5 triliun pada akhir pertemuannya. Selain rencana untuk merevisi neraca tersebut, Rangkuman Proyeksi Ekonomi dan dot plot The Fed diperkirakan akan banyak menarik perhatian karena para investor ingin menilai apakah laju inflasi yang melambat telah mengubah pandangan jangka panjang bank sentral terhadap tingkat suku bunga.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, berakhir turun -0,18% di 91,82.

Pada hari Selasa dolar AS tidak berubah secara signifikan terhadap sejumlah mata uang utama saat rilis beberapa laporan yang beragam mengenai aktivitas perumahan AS yang sempat membebani sentimen greenback namun berkurangnya ketidakpastian geopolitik telah membatasi kerugian mata uang tersebut.

Dolar AS berada di bawah tekanan setelah beberapa laporan di sektor perumahan AS mengurangi ekspektasi para investor terhadap pertumbuhan kuartal ketiga AS yang solid.

Departemen Perdagangan AS mengatakan bahwa pembangunan perumahan di negara tersebut turun 0,8% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 1,18 juta unit pada bulan Agustus, jauh di bawah perkiraan ekonom untuk kenaikan 1,7%.

Laporan tersebut juga menyoroti kenaikan 5,7% pada izin mendirikan bangunan sebanyak 1,3 juta unit, level tertinggi sejak Januari dan mengalahkan ekspektasi untuk penurunan 0,8%.

Namun momentum turun dalam dolar AS saat itu terbatas karena mata uang ini justru membuat kenaikan kuat terhadap mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss di tengah memudarnya ketidakpastian geopolitik di Semenanjung Korea.

Sumber berita: ForexSignal88, Investing, Reuters

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

April 25, 2018

Greenback Berbalik ke Sisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi dengan dukungan masih membaiknya fundamental ekonomi di AS…
April 24, 2018

Greenback Masih Melanjutkan Posisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring membaiknya fundamental ekonomi di AS sehingga…
April 23, 2018

4 Resiko Trading Forex yang Umum Terjadi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/03/2018 – 1. Karakter Trader Hal yang paling mendasari munculnya risiko yang tidak terkendali adalah karakter trader. Segala transaksi dan lainnya adalah ditentukan oleh trader. Jika trader merupakan seseorang yang penuh ambisi…
April 23, 2018

Greenback Masih Bertahan di Posisi Penguatannya

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya…
April 20, 2018

Greenback Tetap Bertahan di Posisi Terbaik

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya…