ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2017 – Bank sentral Swiss (Swiss National Bank/SNB) mengubah bahasa lama tentang "significant overvaluation" franc Swiss pada hari Kamis di saat mempertahankan bagian lain dari kebijakan moneter ultra-ekspansif yang tetap dijaganya.

SNB mengakui pelemahan franc terhadap euro dalam beberapa pekan terakhir, yang menurutnya "membantu mengurangi, sampai batas tertentu, valuasi berlebihan yang signifikan pada mata uang (franc)".

"Franc Swiss tetap bernilai tinggi dan situasi di pasar valuta asing masih rapuh," kata SNB dalam sebuah pernyataan setelah review kebijakan kuartalannya.

Safe haven franc telah kehilangan sebagian daya pikatnya dalam beberapa pekan terakhir karena pemulihan ekonomi Eropa telah membangun momentum dan risiko politik pun telah mereda.

Euro telah menguat hampir 5% sejak awal Juli mendekati 1,15 franc, membantu eksportir Swiss yang pasar luar negeri terbesarnya yaitu para tetangganya di zona euro.

Namun franc masih di bawah level 1,20, ambang batas yang dipertahankan SNB selama tiga tahun hingga Januari 2015.

SNB mempertahankan suku bunga negatifnya dan siap untuk melakukan intervensi di pasar mata uang jika diperlukan, dua benteng kebijakan ekspansifnya selama dua setengah tahun terakhir.

SNB mempertahankan kisaran target untuk London Interbank Offered Rate (LIBOR) tiga bulan di -1,25% menjadi -0,25%, seperti yang diprediksi para analis.

SNB mengatakan bahwa pihaknya perlu menjaga kebijakan tetap sesuai dengan target mempertahankan stabilitas harga dan mendukung ekonomi Swiss.

SNB memangkas proyeksi PDB 2017 Swiss yang diperkirakan hanya di bawah 1% dari sekitar 1,5% yang diperkirakan pada bulan Juni. Revisi turun diperkirakan terjadi setelah pertumbuhan yang hangat pada kuartal kedua.

Bank sentral tersebut menaikkan perkiraan inflasi, mengatakan bahwa harga diperkirakan akan naik 0,4% di tahun 2017 dibandingkan dengan kenaikan sebelumnya yang meningkat 0,3%. SNB melihat tingkat inflasi 0,4% pada 2018 dan 1,1% pada 2019, naik dari perkiraan sebelumnya sebesar 0,3% dan 1%.

Setelah agenda SNB tersebut franc Swiss kembali melemah dengan USD/CHF naik dari 0,9615 ke 0,9685 dan EUR/CHF naik ke 1,1528 mendekati titik tertinggi bulan lalu di 1,1536.

Sumber berita: ForexSignal88, The Edge Markets, Reuters

Sumber gambar: Orbex

Share This

Berita Forex Lainnya

September 22, 2017

Dolar AS Masih Alami Tekanan di Sesi Penutupan Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Dolar AS tetap melemah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jum’at di sekitar pertengahan sesi Eropa meskipun data AS baru-baru ini membaik dan peluang untuk kenaikan suku bunga lain oleh Federal Reserve tahun…
September 22, 2017

Sterling Sedikit Tertekan Menjelang Pidato PM May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pound sterling tertekan oleh euro dan dolar AS karena kegugupan pasar menjelang pidato Brexit dari Perdana Menteri UK Theresa May di Florence, Italia pada hari ini. Namun sterling bisa melonjak tergantung pada…
September 22, 2017

Gubernur RBA: Ada Tiga Isu utama yang Dihadapi Ekonomi Australia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Australia perlu merangkul teknologi, mengembangkan hubungannya dengan ekonomi utama Asia dan dengan hati-hati mengatur hutang rumah tangga karena kebijakan moneter global mulai mengetat, demikian yang disampaikan…
September 22, 2017

Brexit: Kompensasi Keluarnya Inggris Dari Eropa Senilai €20 Milyar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Sesaat jelang PM Inggris Theresa May berbicara pada pertemuan Uni Eropa di Florence nanti sore, kantor perdana menteri di Downong Street 10 menyatakan bahwa Inggris akan memberikan uang senilai €20 milyar atau £18…
September 22, 2017

Korea Akan Memanas Kembali, Safe Haven Yen Muncul Sejenak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/09/2017 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang pasar Eropa dibuka di Jumat akhir pekan ini, secara umum dolar AS kali ini mengalami tekanan dari mata uang utama Asia Pasifik, khususnya yen dimana situasi…